banner 728x250
Berita  

Peduli Korban Banjir, Edwin Bagi 3 Ton Beras di Mook Manaar Bulatn

Ridho R
banner 120x600

Kutai Barat — Dalam semangat terus menebar kebaikan, Frederick Edwin kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, ia menyalurkan bantuan berupa 3 ton beras premium kepada korban banjir di kecamatan Mook Manaar Bultn, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Jumat (31/5/2024).

Bantuan ini menyasar beberapa kampung yang terdampak banjir di kecamatan Mok Manar Bulatn, seperti Kampung Merayaq, Linggang Marimun, Kelumpang, Gadur, Muara Jawaq, Tondoh, Rembayan, dan Kampung Muara Kalaq.

Banjir yang melanda kawasan ini telah menyebabkan mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Bantuan beras yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir dan memenuhi kebutuhan pangan mereka dalam situasi darurat ini.

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap sesama. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ujar Frederick Edwin.

Edwin juga mengajak masyarakat luas untuk turut serta dalam gerakan kepedulian ini, baik melalui bantuan langsung maupun dukungan moral. Sebab menurutnya kebersamaan dan gotong royong adalah kunci dalam menghadapi bencana dan memulihkan kondisi pasca-bencana.

Bantuan tersebut, disalurkan melalui Organisasi Sosial (Orsos) Taruna Gardha Mandiri (TGM) dan Putri Ringeeng Kubar, mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Kampung.

“Tim orsos TGM dan Putri Ringeeng berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan bapak Frederick Edwin pada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi-situasi darurat seperti bencana alam,” ucap DPP TGM kubar Alsiyus.

Menerima bantuan beras dari Putra Bungsu mantan Bupati Kubar, Ismail Thomas itu, salah satu warga Kelumpang, Joni menyampaikan dampak musibah banjir tersebut aktivitas terganggu sekitar satu mingguan.

“Sekitar satu mingguan, kami gak bisa beraktivitas. Jadi dengan adanya bantuan dari bapak Frederick Edwin ini kami bersyukur, ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Joni.

Terimakasih juga diungkap, Ade, warga lainnya yang mengaku, selama banjir melanda wilayah tersebut, perekonomian semakin sulit.

“Banjir inikan membuat masyarakat kita yang miskin bertambah kesusahannya. Karena kalau kondisi normal tentu ada pergerakan ekonomi, Nah dengan ada bantuan begini kami pasti senang lah, gak perlu lagi mikir beras untuk satu minggu kedepan,” ucapnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *