KUBAR – KONI Kutai Barat mulai mencairkan dana training camp (TC) tahap II untuk 50 cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga di Porprov. Jumlah tersebut bertambah dari 46 cabor setelah empat cabor dinyatakan lolos babak kualifikasi.
Ketua KONI Kutai Barat Alsiyus mengatakan KONI menyiapkan sekitar Rp1,99 miliar untuk TC tahap II. Namun, penambahan cabor membuat besaran dana TC turun dari Rp1,6 juta menjadi Rp1,255 juta per atlet setiap bulan.
“Dulunya kita perkirakan 46 cabor, sekarang menjadi 50 cabor yang akan berangkat bertanding di Porprov,” kata Alsiyus di Kompleks Bisnis Center, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (5/10/2026) malam.
KONI menargetkan pencairan tahap II rampung pekan ini. Setiap cabor wajib menyerahkan LPJ tahap I, sedangkan LPJ tahap II harus selesai paling lambat 20 Oktober 2026 sebagai dasar pengajuan APBD Perubahan.
Alsiyus meminta atlet memaksimalkan TC untuk menghadapi persaingan Porprov yang ketat. Dana tersebut dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan latihan, termasuk suplemen dan makanan bergizi.
“Lawan yang kita hadapi bukan yang ecek-ecek. Semua kuat. Karena itu atlet harus serius menjalani TC,” tegasnya.
KONI juga mempercepat keberangkatan cabor yang bertanding lebih awal. Pelepasan kontingen diperkirakan 30 Oktober, sedangkan atlet PASI dan paralayang berangkat 1 November untuk bertanding mulai 4 November.
Pemerintah daerah juga menyiapkan bonus atlet dengan anggaran hingga Rp10 miliar. Besaran bonus akan diumumkan Bupati Kutai Barat.
(RICARD)














