KUBAR – KONI Kabupaten Kutai Barat (Kubar) telah menyalurkan dana tahap pertama kepada 50 cabang olahraga (cabor) yang dipersiapkan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur. Dana tersebut digunakan untuk Training Camp (TC) atlet dan pembelian peralatan pertandingan.
Ketua KONI Kubar, Alsiyus, mengatakan anggaran TC telah diperhitungkan sekitar Rp1,6 juta per orang. Sementara teknis penggunaannya diserahkan kepada masing-masing cabor sesuai kebutuhan.
“Untuk tahap pertama sudah full cair, yaitu uang TC satu bulan dan pembelanjaan alat tanding. Kami ingin cabor maksimal mendukung atlet-atletnya,” kata Alsiyus di Komplek Bisnis Center, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (25/9/2026) malam.
Ia menegaskan pencairan tahap berikutnya baru dilakukan setelah cabor menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana tahap pertama.
“Setelah mereka memberikan dana TC kepada atlet dan membelanjakan anggaran, mereka segera melaporkan ke KONI. Setelah itu baru kami cairkan uang TC bulan kedua dan ketiga,” ujarnya.
Selain TC, KONI Kubar juga mempersiapkan kebutuhan kontingen, termasuk training pack dan kepengurusan kontingen. Alsiyus menyebut Bupati Kubar telah menunjuk Sekda sebagai ketua kontingen, meski SK masih dalam proses.
Jumlah kontingen yang dipersiapkan mencapai lebih dari 1.000 orang, termasuk atlet dan ofisial. Menurut Alsiyus, jumlah tersebut merupakan yang terbesar dibandingkan keberangkatan sebelumnya.
Ia mengatakan keputusan memberangkatkan seluruh atlet yang lolos Babak Kualifikasi (BK) merupakan bentuk pemberian kesempatan kepada atlet untuk bertanding.
“Saya ingin teman-teman yang sudah lolos BK diberi kesempatan. Mereka sudah menjalankan tugas, berlatih dan mencapai tahap lolos BK,” katanya.
Alsiyus juga menekankan transparansi dalam pengelolaan anggaran KONI karena dana yang digunakan bersumber dari pemerintah.
“Saya menggunakan dana publik. Bentuk sportivitas saya adalah transparan. Berapa dana yang diberikan kepada cabor akan saya sampaikan kepada publik,” tegasnya.
KONI Kubar, lanjutnya, hanya menggunakan sekitar 13 persen anggaran untuk operasional. Selebihnya diarahkan untuk mendukung cabor dan atlet.
Untuk Porprov kali ini, Kubar mengikuti 50 dari sekitar 64 cabor yang dipertandingkan. Alsiyus mengakui jumlah tersebut memengaruhi peluang perolehan medali, terutama pada cabor yang memiliki banyak nomor pertandingan seperti renang dan menembak.
“Ke depan saya mau memperbesar peluang Kutai Barat untuk menjadi juara di semua bidang dan semua cabor,” pungkasnya.
(RICARD)














