Nias – Siaran langsung debat visi-misi calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nias yang ditayangkan melalui akun Facebook KPU Kabupaten Nias menuai kritik dari masyarakat. Debat yang digelar di Aula Paroki Kristus Raja Gido, Kecamatan Gido, Senin (12/11/2024), tersebut diharapkan menjadi ajang untuk memperdalam pemahaman masyarakat mengenai visi dan misi para calon, namun justru mengecewakan karena masalah teknis siaran.
Firman Mendrofa, mantan Ketua KPU Nias, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas live streaming yang buruk dan terlihat kurang persiapan. “Debat calon Bupati Nias ini disiarkan dengan sangat buruk dan tampak tanpa persiapan yang matang,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Menurutnya, sebagai sarana untuk meyakinkan pemilih, debat seharusnya dipersiapkan dengan baik, termasuk dari segi kualitas siaran agar masyarakat dapat memahami pemaparan visi dan misi para kandidat. Firman juga menyoroti peran KPU sebagai penyelenggara, yang menurutnya seharusnya lebih profesional dalam memfasilitasi hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang layak.
“Ini anggaran dari uang rakyat, seharusnya KPU bertanggung jawab atas kualitas tayangan yang disediakan,” tegas Firman.
Hingga berita ini diturunkan, Ketua KPU Kabupaten Nias, Elisati Zandroto, belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan ini. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp telah dilakukan oleh pihak media dan akan diupayakan lebih lanjut. (Red)














