Gunungsitoli – Dalam rangka memastikan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani, Manajer Penjualan Sumut 1 PT Pupuk Indonesia (Persero), Rizki Phonna, melakukan kunjungan lapangan dan pengecekan langsung Di Jln. Yos Sudarso Desa Saewe Gudang Pupuk LINI III PT. Pupuk Indonesia Group Gunungsitoli, Kepulauan Nias. Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok pupuk Urea dan NPK dalam kondisi aman guna mendukung kebutuhan petani menghadapi Musim Tanam (MT) II Tahun 2026.
Pada kunjungan tersebut dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik gudang, kapasitas penyimpanan, jumlah stok yang tersedia, kesiapan distribusi hingga mekanisme penyaluran kepada distributor dan kios pengecer resmi. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap pola serapan pupuk di wilayah Kepulauan Nias guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan pupuk selama periode tanam berlangsung.
Manajer Penjualan Sumut 1, Rizki Phonna, menyampaikan bahwa ketersediaan pupuk merupakan faktor penting dalam menjaga keberhasilan program ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, PT Pupuk Indonesia terus melakukan monitoring secara berkala terhadap stok dan distribusi pupuk hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terluar agar petani dapat memperoleh pupuk sesuai kebutuhan dan tepat waktu. Katanya
“Hasil pengecekan menunjukkan bahwa stok pupuk Urea : 163 T dan NPK : 215 T di Gudang Gunungsitoli berada dalam kondisi aman dan siap disalurkan untuk memenuhi kebutuhan petani pada Musim Tanam II Tahun 2026. Kami memastikan distribusi pupuk berjalan lancar sehingga petani tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pupuk selama musim tanam berlangsung,” ujar Rizki Phonna.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya PT Pupuk Indonesia dalam menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi di Sumatera Utara. Berdasarkan data penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2025, alokasi pupuk bersubsidi di Sumatera Utara mencapai 176.450 ton Urea dan 218.445 ton NPK yang telah disiapkan untuk mendukung produktivitas sektor pertanian di wilayah tersebut. Selain itu, perusahaan secara konsisten menjaga stok pupuk di atas ketentuan minimum yang ditetapkan pemerintah guna menjamin kelancaran distribusi hingga ke tingkat petani.
Melalui kegiatan monitoring lapangan ini, PT Pupuk Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui penyediaan pupuk yang cukup, tepat waktu, dan tepat sasaran. Sinergi dengan pemerintah daerah, distributor, kios pengecer, serta para pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna memastikan kebutuhan pupuk petani di seluruh wilayah Sumatera Utara, termasuk Kepulauan Nias, dapat terpenuhi dengan baik. (B4142160 H14)














