MALANG – Akademisi sekaligus praktisi hukum, Anas Firman Adi, menorehkan prestasi di cabang olahraga menembak dengan meraih Juara I kategori Pistol Caliber Carbine (PCC) dalam ajang Latihan Bersama (Latber) dan Mini Tournament International Practical Shooting Confederation (IPSC) yang diselenggarakan Pengurus Kota Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN) Kota Malang.
Kompetisi berlangsung di Lapangan Tembak Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Minggu (05/07/26), dan diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari atlet klub menembak, masyarakat sipil, hingga personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Dalam pertandingan yang mempertandingkan empat stage tersebut, Anas tampil konsisten sejak awal hingga akhir lomba. Ia berhasil membukukan nilai tertinggi berkat kombinasi kecepatan, akurasi, serta penguasaan lintasan pertandingan (stage management), sehingga keluar sebagai juara pada kategori PCC.
Usai menerima penghargaan, Anas mengaku bersyukur atas prestasi yang diraihnya. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari latihan yang dilakukan secara konsisten.
“Alhamdulillah, saya bersyukur dapat meraih Juara I pada kategori PCC. Prestasi ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada PERBAKIN Kota Malang, para Range Officer, panitia, serta seluruh peserta yang telah menghadirkan kompetisi yang profesional, aman, dan penuh semangat kebersamaan,” ujarnya. (05/07/26)
Anas menilai olahraga menembak reaksi IPSC tidak hanya mengandalkan ketepatan mengenai sasaran, tetapi juga menuntut kemampuan mengambil keputusan secara cepat, mengendalikan emosi, serta disiplin menerapkan standar keselamatan yang menjadi prinsip utama dalam setiap pertandingan.
Sementara itu, PERBAKIN Kota Malang menyatakan kegiatan Latber dan Mini Tournament IPSC merupakan agenda pembinaan yang rutin dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan teknis atlet sekaligus menanamkan budaya keselamatan (range safety), sportivitas, dan profesionalisme dalam olahraga menembak.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergi antara komunitas olahraga menembak, masyarakat sipil, TNI, dan Polri dalam mendukung pembinaan atlet menembak berprestasi.
PERBAKIN Kota Malang berharap kegiatan serupa dapat terus melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing pada tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Keberhasilan Anas Firman Adi meraih Juara I kategori PCC pun diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet dan pecinta olahraga menembak untuk terus meningkatkan kemampuan serta menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap kompetisi. (Kaperwil Jatim)














