banner 325x300
banner 325x300
Jawa TimurMalang

Kepala Desa Sidoluhur Bantah Perangkat Desa Terima Bantuan Sapi Hibah atas Nama Warga

17
×

Kepala Desa Sidoluhur Bantah Perangkat Desa Terima Bantuan Sapi Hibah atas Nama Warga

Sebarkan artikel ini

MALANG – Kepala Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Mulyoko, membantah tudingan yang menyebut adanya perangkat desa yang menerima bantuan sapi hibah dengan mengatasnamakan warga. Bantahan tersebut disampaikan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (27/06/2026).

Mulyoko menegaskan seluruh proses pendataan hingga penyaluran bantuan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Kami menegaskan bahwa tidak benar jika ada perangkat desa yang menerima bantuan sapi hibah dengan menggunakan nama warga. Tuduhan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang kami ketahui,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa hanya berperan sebagai fasilitator dalam proses penyaluran bantuan, sementara penetapan penerima dilakukan melalui kelompok yang mengajukan bantuan.

“Yang ditanyakan hibah yang mana? Silakan tanyakan kepada ketua kelompoknya. Desa hanya sebatas memfasilitasi. Kami siap memberikan klarifikasi maupun data yang diperlukan apabila ada pemeriksaan dari instansi terkait,” kata Mulyoko.

Ia juga menyatakan mendukung apabila proses penyaluran bantuan diaudit demi menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah desa terbuka terhadap setiap klarifikasi maupun pemeriksaan dari pihak yang berwenang apabila ditemukan dugaan pelanggaran.

“Jika memang ada indikasi pelanggaran, silakan diproses sesuai aturan. Namun jangan sampai tuduhan yang belum terbukti menjadi informasi yang menyesatkan. Kami juga memiliki hak untuk menempuh jalur hukum terhadap pihak yang menyebarkan informasi yang tidak benar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Penerima Bantuan Ternak, Suhadi Mulyono, mengatakan bantuan sapi hibah yang diterima kelompoknya telah disalurkan sesuai pengajuan dan dilengkapi data penerima.

Menurutnya, seluruh penerima bantuan tercatat dalam administrasi kelompok sehingga proses penyalurannya dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya, tim media memperoleh informasi dari seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Warga tersebut menduga terdapat perangkat desa yang menerima bantuan sapi hibah dengan mencatut nama warga lain.

Namun hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut belum disertai bukti yang dapat diverifikasi secara independen.

Selain itu, instansi yang menyalurkan bantuan juga belum memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut.

Dengan demikian, informasi yang beredar masih sebatas dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Semua pihak diharapkan menghormati asas praduga tak bersalah serta menunggu hasil klarifikasi maupun pemeriksaan dari pihak berwenang.

(Kaperwil Jatim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300