KUBAR – Presidium Dewan Adat (PDA) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), menggelar upacara adat Beliant Bekelew dalam rangka Festival Dahau tahun 2025 di Taman Budaya Sendawar (TBS), Barong Tongkok.
Upacara adat ini adalah salah satu ritual pengobatan dan tolak bala bagi masyarakat suku Dayak Benuaq dan Tunjung. Kegiatan ini dimulai semenjak pada 29 Oktober 2025. Puncaknya berlangsung pada 06 November 2025.
Ketua PDA Kubar, Yurang, Rabu (05/11/2025) mengatakan, dalam upacara adat Beliant Bekelew, hari ini akan dilakukan penanaman Blontang. Kemudian pada puncak acara atau besok dilaksanakan pemotongan kerbau.
Upacara adat Beliant Bekelew ini, lanjut Yurang, dilaksanakan untuk membersihkan Kutai Barat dari segala macam roh-roh jahat. Dengan itu, Kutai Barat diharapkan menjadi kabupaten yang maju dan makmur.
“Upacara adat ini berguna dalam mengusir segala macam gangguan yang ada di Kutai Barat. Itu yang disingkirkan atau hilangkan, sehingga semua masyarakatnya bahagia dalam pemerintahan pak Bupati Frederick Edwin,” terangnya.
Dijelaskan Yurang, Blontang yang di ukir ada dua patung melambangkan dari Anak Aji Tulur Jejangkat dengan Mook Manor Bebulatn.
“Patung yang didepan anak tertua, Swalas Gunaq membawa (Etnis Tunjung) dan dibelakang anak kedua Naras Gunaq membawa (Etnis Benuaq),” ungkapnya.








