Medan – Dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-2 Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia. Dua tokoh nasional yaitu Edy Rahmayadi dan Ahmad Syaikhu di daulat menjadi motivator atau Key Note Speaker di depan Ketua Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Daerah (PD) PGM Indonesia siang Jum’at (26/07/2024) di ballroom hotel Madani Medan Sumatera Utara.
Pada Rakernas ke-2 PGM Indonesia dan juga bertepatan dengan Hari kelahiran/Harlah nya ke-XVI itu, membuat para peserta sangat antusias menyimak apa yang disampaikan oleh keduanya. Edy Rahmayadi menyebutkan bahwa guru harus memiliki semangat dan ikhlas dalam berjuang guna Peningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia saat ini. “Saat ini di Sumut terdapat kurang lebih 15 ribu guru madrasah negeri dan 19 ribu guru madrasah swasta tersebar di Sumut. Ini suatu aset untuk bersinergi membangun SDM yang handal dan berkualitas menyambut tantangan jaman yang semakin moderen saat ini” ujar Edy Rahmayadi yang juga pernah menjadi Gubernur Sumut Periode 2018 – 2024.
Sementara Ahmad Syaikhu yang saat ini juga menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menekankan bahwa guru juga harus terus menuntut ilmu. Karena Allah akan mengangkat orang orang yang berilmu itu beberapa derajat dari orang yang tidak berilmu. Selain kita ketahui bersama bahwa Horisima Nagasaki di Jepang pernah di Bom hancur, lalu perdana menteri Jepang menanyakan hanya satu yaitu berapa orang lagi guru yang hidup dan selamat? karena para guru inilah akan mendidik untuk membangun dan mampu membagikan ilmunya kepada masyarakat. Lihatlah hingga saat ini Negara Jepang kini maju sangat pesat saat ini. “Mengutip ayat Allah yaraffaillahi hullaji naamannuminkum, walladzi nautulilma darajatin. Ini adalah ayatulah untuk me motivasi bagi para guru. Sehingga belajar dari negara jepang bagaimana guru dihargai dan diangkat derajat nya sehingga Jepang menjadi negara maju dan berkembang pesat saat ini karena sosok guru” ujar Ahmad Syaikhu yang juga Anggota DPR-RI ini dalam sambutannya.
Sementara itu menurut ketua PGM Indonesia Ir. H. Yaya Ropandi. M.Si. menghaturkan terima kasih kepada kedua tokoh itu telah mau membagikan ilmunya kepada seluruh peserta Rakernas untuk dibawa pulang ke daerah nya masing masing. “Mereka berdua orang hebat dan memiliki dedikasi yang tinggi terhadap kemajuan madrasah dan pemerhati nasib para guru guru madrasah. Sehingga mereka kami beliau juga layak mendapatkan PGM Indonesia Award tahun 2024 ini” ujar Yaya Ropandi disela sela acara saat diwawancarai wartawan media online nasional Haluan Indonesia. (Var)






