Kutai Barat

Kejuaraan Panahan Indoor Series 4 ditutup, Atlet Kubar Diminta Fokus Menuju Porprov

287
×

Kejuaraan Panahan Indoor Series 4 ditutup, Atlet Kubar Diminta Fokus Menuju Porprov

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Kejuaraan Panahan Indoor Open Mini Archery Series 4 resmi ditutup di Gedung Olahraga (GOR) Desnan Sendawar, Minggu (14/6/2026) malam. Ajang tersebut menjadi bukti perkembangan positif olahraga panahan di Kutai Barat (Kubar) sekaligus memperkuat pembinaan atlet menuju berbagai kejuaraan yang akan datang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Barat, Gamas Laden, menilai pelaksanaan seri keempat ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dibandingkan kejuaraan sebelumnya. Menurutnya, penggunaan arena dalam ruangan membuat pertandingan berlangsung lebih optimal tanpa terganggu cuaca.

“Pada seri sebelumnya pertandingan masih dilaksanakan di luar ruangan sehingga sering terkendala hujan. Kali ini pertandingan sudah bisa dilaksanakan di dalam ruangan dan selama dua hari kegiatan berlangsung aman serta lancar,” kata Gamas saat menutup kejuaraan.

Ia berharap kejuaraan panahan tersebut dapat terus digelar secara rutin agar para atlet memiliki lebih banyak kesempatan bertanding dan meningkatkan kemampuan mereka.

Menurut Gamas, kompetisi merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet. Selain mengasah kemampuan teknis, pertandingan juga menjadi sarana mengukur hasil latihan yang selama ini dijalani.

Gamas turut mengapresiasi para orang tua yang setia mendampingi anak-anak mereka selama mengikuti kejuaraan. Ia menyebut dukungan keluarga menjadi investasi berharga bagi masa depan atlet muda.

“Melalui olahraga, anak-anak memiliki kegiatan yang positif sehingga dapat terhindar dari berbagai pengaruh negatif. Ketika mereka memiliki hobi yang baik seperti ini, waktunya akan lebih banyak digunakan untuk berlatih dan mengembangkan diri,” ujarnya.

Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kabupaten Paser beberapa bulan mendatang, Gamas meminta para atlet memaksimalkan waktu persiapan yang tersisa. Ia optimistis Kutai Barat mampu meraih prestasi membanggakan jika latihan dilakukan secara konsisten.

“Dengan semakin sering berlatih dan semakin banyak kompetisi yang digelar, saya yakin akan lahir pemanah-pemanah andal dari Kutai Barat yang mampu mengharumkan nama daerah, provinsi, bahkan Indonesia,” tegasnya.

Selain fokus pada pembinaan, Dispora bersama KONI Kutai Barat juga tengah mengusulkan peningkatan bonus bagi atlet berprestasi. Usulan tersebut mencakup bonus medali emas dari Rp30 juta menjadi Rp50 juta, medali perak dari Rp15 juta menjadi Rp30 juta, dan medali perunggu dari Rp7,5 juta menjadi Rp20 juta.

Sementara itu, Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, memberikan apresiasi kepada Ketua Perpani Kutai Barat, Sadli, yang dinilai berhasil mendorong perkembangan olahraga panahan di Kubar.

“Cabang olahraga panahan di bawah kepemimpinan beliau berkembang sangat pesat dan membanggakan,” ujar Alsiyus.

Alsiyus menegaskan pihaknya telah menyiapkan program jangka panjang bersama Dispora untuk mendukung seluruh cabang olahraga di Kutai Barat.

Ia menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam membangun prestasi olahraga daerah. Menurutnya, keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja tim yang solid dan saling mendukung.

Alsiyus juga berharap cabang olahraga panahan dapat masuk dalam agenda Bupati Cup 2027. Usulan tersebut telah disampaikan dan diharapkan dapat direalisasikan bertepatan dengan rangkaian perayaan Dahau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300