https://haluanindonesia.co.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260526-WA0027.jpg
Kutai Barat

Ketua KONI Kubar Kunjungi Pusat Latihan FPTI, Atlet Panjat Tebing Termotivasi Hadapi Porprov

323
×

Ketua KONI Kubar Kunjungi Pusat Latihan FPTI, Atlet Panjat Tebing Termotivasi Hadapi Porprov

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Alsiyus, kembali mengunjungi pusat latihan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kubar di Politeknik Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok, Selasa (26/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur.

Ketua FPTI Kubar, Teddy Rakhmat, mengapresiasi perhatian yang diberikan Ketua KONI terhadap cabang olahraga panjat tebing. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi besar bagi pengurus maupun atlet.

“Ini sudah kedua kalinya beliau datang. Sebelumnya kami juga pernah berdiskusi secara pribadi. Kehadiran Ketua KONI tentu menjadi motivasi besar bagi kami dan atlet-atlet panjat tebing Kutai Barat,” ujar Teddy.

Sementara itu, Pelatih FPTI Kubar, Afif Ivanda, mengatakan perkembangan panjat tebing di Kutai Barat terus menunjukkan peningkatan. Ia menyebut cabang olahraga tersebut pernah melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat Asia dan nasional.

“Dulu ada atlet Kutai Barat yang menjadi juara Asia, dan saya sendiri pernah meraih juara nasional. Sekarang kami berusaha melanjutkan prestasi itu melalui generasi atlet saat ini,” katanya.

Afif menjelaskan, saat ini FPTI Kubar membina 19 atlet putra dan putri yang seluruhnya masih berusia di bawah 23 tahun. Pembinaan difokuskan pada regenerasi atlet untuk menghadapi berbagai ajang tingkat provinsi.

Menurutnya, semangat para atlet cukup baik, namun disiplin masih menjadi perhatian utama dalam proses latihan.

“Disiplin soal waktu menjadi kunci utama dalam olahraga ini. Potensi atlet sebenarnya bagus, tinggal bagaimana mereka konsisten berlatih,” ucapnya.

Dalam Babak Kualifikasi (BK) Porprov, FPTI Kubar meloloskan delapan atlet, terdiri dari lima atlet putra dan tiga atlet putri. Selain itu, FPTI Kubar juga baru mengikuti Kejuaraan Provinsi Junior di Samarinda dan berhasil membawa pulang satu medali perunggu pada kategori Boulder Under 17 tahun.

“Kami bersyukur masih bisa membawa pulang medali, meskipun beberapa kategori belum maksimal karena keterbatasan sarana dan prasarana latihan,” jelas Afif.

Saat ini, lanjut dia, persiapan menuju Porprov masih difokuskan pada pemulihan kondisi fisik atlet usai mengikuti Kejurprov Junior. Setelah itu, latihan akan masuk pada tahap peningkatan teknik dan simulasi kompetisi.

“Kami tetap optimistis menghadapi Porprov, meski realistis dengan kondisi fasilitas yang ada. Yang terpenting atlet terus berkembang dan berusaha maksimal,” katanya.

Afif juga menyoroti belum pernah digelarnya event resmi panjat tebing di Kutai Barat sejak 2007 hingga 2026. Menurutnya, kendala utama berada pada fasilitas yang belum memenuhi standar provinsi untuk penyelenggaraan kompetisi resmi.

“Kalau SDM, atlet, dan tim teknis sebenarnya sudah memungkinkan. Tinggal sarana yang perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Di akhir, Teddy Rakhmat menyampaikan terima kasih kepada KONI Kubar yang dinilai aktif membangun komunikasi dengan seluruh cabang olahraga, termasuk FPTI.

“Kami merasa sangat diperhatikan. Semoga komunikasi dan dukungan ini terus berjalan demi perkembangan olahraga panjat tebing di Kutai Barat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *