banner 325x300
banner 325x300
AdvertorialLampung Tengah

Sukseskan Program Strategis Nasional, Pemkab Lampung Tengah Matangkan Kesiapan Satgas Makan Bergizi Gratis

9
×

Sukseskan Program Strategis Nasional, Pemkab Lampung Tengah Matangkan Kesiapan Satgas Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG TENGAH – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah bergerak cepat dalam memastikan kesiapan pelaksanaan program strategis nasional. Mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), DR. Candra Puasati, S.Pd., M.Pd., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Lampung Tengah di Aula Bappeda, Selasa (26/05/2026).

Rakor ini digelar sebagai langkah krusial untuk memastikan seluruh instrumen Program MBG yang dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lampung Tengah berjalan sesuai regulasi. Fokus utama dalam pertemuan ini adalah pemenuhan standar kesehatan, higienitas, serta kelayakan lingkungan.

Secara detail, rapat membahas tata kelola penyelenggaraan program secara komprehensif, meliputi:

1. Progres pembangunan dan kesiapan operasional dapur umum SPPG.

2. Penguatan rantai pasok komoditas bahan pangan lokal.

3. Validasi dan penyusunan data berkala para penerima manfaat.

4. Sistem pengelolaan limbah operasional dapur agar tetap ramah lingkungan.

“Koordinasi lintas sektor serta pelaporan berkala kepada pemerintah pusat perlu diperkuat, mengingat Program MBG merupakan program strategis nasional yang memerlukan pengawasan ketat serta evaluasi rutin,” tegas DR. Candra Puasati dalam arahannya.

Asisten I juga menginstruksikan penguatan peran perangkat daerah teknis, seperti Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP). Instansi tersebut diminta segera melakukan pemetaan kebutuhan riil hingga tingkat desa sekaligus mengidentifikasi potensi pangan lokal yang ada.

Langkah ini dinilai sangat vital agar hasil produksi pertanian, peternakan, dan perikanan dari petani lokal dapat terserap penuh ke dalam sistem SPPG. Dengan demikian, program ini tidak hanya memperbaiki gizi anak sekolah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

DR. Candra Puasati meminta seluruh pihak bergerak cepat dan menghindari birokrasi yang berbelit-belit. Ia menekankan perlunya aksi nyata di lapangan demi menyukseskan program ini.

“Dalam waktu yang ditentukan, saya minta sudah ada hasil konkret. Saya tidak mau ini hanya diskusi saja, semua harus saling berkoordinasi. Setidaknya kita harus sudah mulai berjalan melakukan peninjauan langsung ke lapangan,” ujarnya dengan tegas.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi pijakan strategis agar eksekusi Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Lampung Tengah berjalan optimal, tepat sasaran, serta membawa dampak multiplier (efek berganda) bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300