Buntok — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melalui Bidang Bina Jasa Konstruksi menggelar pelatihan pengawasan pekerjaan konstruksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan berlangsung di Aula DPUPR Barsel, Rabu (10/09/2025).
Pelatihan tersebut dibuka oleh Bupati Barsel H. Eddy Raya Samsuri yang diwakili Asisten I Setda Barsel, Yoga Prasetyo Utomo. Dalam sambutannya, Yoga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahun kedua kerja sama antara DPUPR Barsel dan Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya (UPR) sebagai narasumber.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme ASN dalam mengelola serta mengawasi proyek konstruksi. Dengan begitu, kualitas pekerjaan dapat terjaga, kepatuhan terhadap standar dan regulasi terjamin, serta tujuan pembangunan infrastruktur bisa tercapai,” jelas Yoga.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam mempercepat akselerasi pembangunan daerah. Menurutnya, ASN baik CPNS maupun PPPK, diharapkan dapat mendukung kinerja DPUPR dalam pengawasan pembangunan jalan, gedung, maupun infrastruktur publik lainnya.
“Pelatihan ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Barito Selatan dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi DPUPR Barsel, Hawino, menegaskan bahwa pengawasan terhadap penyelenggaraan jasa konstruksi merupakan bagian penting dari tanggung jawab pemerintah daerah.
“Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 1 Tahun 2023 tentang pengawasan teknis terhadap tertib usaha jasa konstruksi, penyelenggaraan, dan pemanfaatan produk jasa konstruksi. Karena itu, kerja sama DPUPR Barsel dengan Fakultas Teknik UPR terus kami lanjutkan pada tahun kedua ini,” ungkapnya.
Hawino berharap melalui pelatihan ini, para ASN di lingkungan DPUPR Barsel dapat meningkatkan kompetensinya dalam pengawasan teknis sehingga hasil pembangunan di Barito Selatan semakin berkualitas dan berdaya guna bagi masyarakat.
(Red)














