Gunungkidul – Peresmian Masjid Assalaam Tepus bertepatan dengan Milad ke-43 Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam di Kampus Assalaam 2 Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta, Jumat (5/9/25). Kegiatan diawali dengan shalat Jumat perdana, dilanjutkan pengajian akbar peringatan Maulid Nabi, serta pagelaran wayang kulit dengan dalang Yusuf Anshor. Acara ini dihadiri Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Kapolres, dan sejumlah kepala dinas terkait.
Menurut Ketua Umum Pengurus YMPI Surakarta, Drs. H. Ahmad Syamsuri, M.M., pembangunan Masjid Assalaam Tepus menelan biaya sekitar Rp8 miliar. Bangunan berukuran 35 x 35 meter itu terdiri dari dua lantai, dihiasi kubah indah, dan mampu menampung hingga 2.500 jamaah. “Meskipun masih dalam tahap finishing, kami tetap membuka donasi untuk penyelesaian pembangunan masjid,” ujarnya.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., menyampaikan selamat milad ke-43 kepada keluarga besar PPMI Assalaam 2 Tepus. “Semoga pondok ini terus menjadi mercusuar ilmu, akhlak, dan pencerahan umat Gunungkidul dan sekitarnya. Empat puluh tiga tahun adalah bukti ketekunan, istiqomah, dan komitmen dalam mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah,” katanya.
Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga moral dan membina akhlak bangsa. “Kami percaya, PPMI Assalaam 2 Tepus akan terus melahirkan kader umat dan bangsa yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” tambahnya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian Masjid Assalaam Tepus oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Ketua Dewan Pembina YMPI Surakarta Siti Aminah Abdullah, serta Ketua Umum Pengurus YMPI Surakarta Drs. H. Ahmad Syamsuri, M.M. Acara kemudian ditandai dengan pemukulan beduk dan penyerahan tokoh wayang Semar dari Ahmad Syamsuri kepada dalang Ki Yusuf Anshor Ganendra untuk memulai pagelaran wayang kulit lakon Semar Mbangun Kayangan.
(Mungkas M)














