Gunungkidul

Banjir dan Longsor Landa Gunungkidul, 71 Rumah Terendam

227
×

Banjir dan Longsor Landa Gunungkidul, 71 Rumah Terendam

Sebarkan artikel ini

GUNUNGKIDUL – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Gunungkidul pada 28 Maret 2025 menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul langsung bergerak untuk meminimalisir dampak bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, mengatakan bahwa lima kapanewon terdampak, yaitu Semanu, Wonosari, Playen, Paliyan, dan Patuk, dengan tujuh kalurahan yang mengalami dampak, yakni Baleharjo, Semanu, Wonosari, Pampang, Grogol, Beji, dan Plembutan.

“Kami mencatat sebanyak 71 rumah terendam banjir, serta terjadi dua titik longsor di wilayah terdampak,” kata Purwono, Sabtu (29/03/25).

Ia menambahkan, infrastruktur publik juga mengalami kerusakan, termasuk dua talud yang rusak, empat jalan yang terganggu, serta dua jembatan yang terdampak banjir. Selain itu, satu tempat ibadah turut terendam.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Gunungkidul langsung turun ke lokasi untuk melakukan assessment, evakuasi, serta memberikan bantuan peralatan dan pemakaman guna mempermudah penanganan bencana,” ujarnya.

BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Warga disarankan memangkas pohon lapuk serta berhati-hati saat hujan deras, terutama di daerah rawan longsor, aliran sungai, dan sekitar pohon besar maupun tiang listrik.

Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa akibat bencana tersebut. BPBD terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan warga serta mempercepat pemulihan infrastruktur yang terdampak. (Mungkas M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *