KUBAR- Jalan Trans provinsi yang menghubungkan Kalimantan Timur (Kaltim) dengan Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Karat (Kubar) kini rusak parah.
Salah satu titik jalan yang paling memperihatinkan adalah di Gunung Lantuq, Kampung Dilang Puti Kecamatan Bentian Besar. Tinggi dan kini kondisi jalannya hancur parah dengan kondisi berlubang dan berlumpur.
Charles, salah satu warga mengaku, kerusakan jalan ini disebabkan aktivitas angkutan CPO dan Tandan Buah Segar (TBS) milik sejumlah perusahaan Sawit yang beroperasi di wilayah tersebut.
“Posisi badan jalan itu memang sudah rusak, kemudian ditimbun tanah dan batu kecil oleh perusahaan sawit. Ya jadi hancur begitu, berlumpur. Apalagi di lintasi truk muatan sampai 20 Ton pas hujan yah jalan akan tambah parah, ” kata Charles, Rabu (29/1/2025).
Ironinya, kondisi ini membuat Pelajar di wilayah ini sampai tidak masuk sekolah. Tidak hanya itu, warga juga sampai menunda untuk berobat ke Ibu Kota Kabupaten, karena jalan yang tidak memungkinkan untuk dilintasi.
“Sangat miris kalau begini, ada warga lagi sakit parah, mau berobat ke RSUD HIS, tidak bisa. Anak-anak sekolah juga sering tidak masuk sekolah karena jalan yang hancur begitu,” bebernya.
Karena itu, Charles meminta agar perusahaan serius melakukan perbaikan, tidak melakukan alakadarnya, yang malah membuat jalan semakin parah.
“Mereka juga yang melewati jalan tiap hari, dengan muatan lebih. Tapi Perusahaan memperbaiki jalan hanya setengah hati. Ini hanya ditimbun tanah dan batu kecil,” ungkapnya.
Charles menyebutkan, ada beberapa perusahaan yang beroperasi dan melintas di jalan tersebut, yakni PT Kas Group, PT FR Group dan PT Indo Group.
“Kalau mereka tidak melakukan perbaikan, kami warga di sini akan melakukan aksi penyetopan, terutama truk mereka over load. Karena sudah dibicarakan juga dengan petinggi Kampung dan Anggota DPRD partai Golkar, Rosalyen,” Pungkasnya.
(Ricard)












