Pemkab Gunungkidul Bersama KKP Kunker ke Kalitekuk kapanewon Semin

Gunungkidul56 Dilihat

Gunungkidul – Pemerintah kabupaten Gunungkidul bersama Kementrian Kelautan dan Perikanan (KPP) melakukan kunjungan kerja di wilayah Kalitekuk kapanewon Semin. Kegiatan ini dipimpin langsung Mentri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trengguno di Koperasi Mina Mulya Maju Mandiri pada Kamis, (7/3/2024).

“Kementrian akan memberikan dana senilai Rp 50 miliar untuk pengembangan budidaya lele diwilayah ini,” kata Trengguno kepada media.

Pihaknya menerangkan dana tersebut akan diserahkan secara bertahap hingga Tahun 2026. pemberian dana ini untuk membantu meningkatkan produksi ikan lele dari para peternak lokal.

“Melalui budidaya ini kami ingin menjadikan Gunungkidul sebagai pusat andalan budi daya lele di wilayah DIY,” katanya.

Menteri KKP mengaku jumlah produksi ikan lele di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum cukup menjangkau kebutuhan masyarakat. Untuk mencukupi kebutuhan konsumsi harus didatangkan dari wilayah Jawa Tengah untuk memenuhi permintaan.

“Budi daya lele merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya di Gunungkidul,” paparnya.

Kebutuhan masyarakat akan komoditas lele di DIY masih tinggi atau mencapai 40.000 ton dengan harga yang dipatok Rp20 ribu perkilonya. Sehingga komoditas ikan lele di Kabupaten Gunungkidul harapan kita mampu menjadi penyuplai wilayah DIY.

“Budidaya lele merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya di Bumi Handayani,” paparnya.

“Ini alasan kenapa saya ingin melihat langsung disini ternyata metode budidaya lele bagus. Harapan kita dapat meningkatkan protein di masyarakat,” katanya.

Trengguno mengatakan, akan menerjunkan tim untuk menyediakan pembibitan yang murah, instalasi pengelolaan limbah yang baik dan pengolahan pakan mandiri sehingga untung dari budidaya lele semakin besar.

“Kedepan bukan tidak mungkin akan ada bantuan rumah produksi pakan lele mengingat masalah utama budidaya lele adalah mahalnya pakan,”tegasnya.

Sementara Bupati Gunungkidul, kendala utama kawasan utara Gunungkidul adalah kurangnya akses air bersih yang mudah. Namun dengan semangat yang gigih, budidaya ini dapat dilaksanakan dengan baik.

“budidaya ini (lele) besar harapan menjadi salah satu peningkatan ekonomi masyarakat. Meski kedepan kami masih butuh bantuan dan pendampingan pak menteri,” kata Sunaryanta.

Dalam kesempatan ini Menteri KKP dan Bupati melaksanalan panen lele , pelepasan benih, pemberian pakan lele dan melakukan pengecekan ipal pembuanan limbah. (Mungkas M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *