Santoso Dilantik Menjadi Dukuh Trimulyo II Kalurahan Kepek Wonosari

Tak Berkategori24 Dilihat

Gunungkidul – Pemerintah Kalurahan Kepek Kapanewon Wonosari melantik dan mengambil sumpah janji Santoso sebagai Pamong kalurahan jabatan Dukuh di Padukuhan Trimulyo II, kalurahan Kepek kapanewon Wonosari kabupaten Gunungkidul digelar di Aula Balai Kalurahan Kepek, Rabu (06/12/2023).

Dalam sambutannya Lurah Kalurahan Kepek, Bambang Satyawan memberikan apresisasi yang baik kepada panitia dan tim penguji yang telah bekerja keras sehingga pada hari ini telah dilaksanakan pelantikan.

Menjadi pamong kalurahan khususnya dukuh memang berat tugasnya dengan masa jabatan sampai dengan usia 60 ke depan. Pamong kalurahan tidak banyak orang yang mencatat kebaikannya tetapi sedikit kekurangan pamong kalurahan akan menjadi viral jika sampai dimuat media. Dalam pengisian pamong kali ini untungnya tidak pilihan langsung kalau pilihan langsung maka gesekan di tingkat bawah akan lebih keras seperti pilahan lurah atau bupati.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak, dalam proses seleksi adminitrasi hingga ujian dan pelantikan berjalan lancar.” kata lurah Kepek Bambang.S kemudian berharap kepada Dukuh terlantik untuk dapat segera bekerja melayani masayarkat.

“Menjadi Pamong itu bukan sekedar menjadi asal bekerja saja namun harus diikuti niat untuk mengabdi ke Kalurahan serta warganya, sehingga saya yakin jabatan Dukuh dapat diemban hingga akhir. Setelah dilantik nanti akan ada pembekalan dan pemberian materi tentang ketugasannya.

Selanjutnya Panewu Anom Kapanewon Wonosari, Baryono Buang Prasetyo memberikan sambutan mengucapkan selamat kepada Santoso yang telah dilantik sebagai Dukuh Trimulyo II.

Dirinya juga berharap kepada Dukuh terlantik untuk segera memposisikan dirinya sebagai Dukuh dan bekerja sesuai tupoksi dan tidak melawan aturan.

Diakhir acara Santoso dukuh terlantik ketika di wawancarai awak media menuturkan dirinya akan bekerja melayani masyarakat dengan sepenuhnya dan bersama masyarakat akan membangun wilayah padukuhan. (Mungkas M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *