banner 325x300
banner 325x300
Jakarta

AWPI DKI Jakarta Minta Gubernur Evaluasi Penanganan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi

42
×

AWPI DKI Jakarta Minta Gubernur Evaluasi Penanganan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Ketua DPD Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) DKI Jakarta, Yamarlin Hulu, menyoroti lambannya penanganan bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, yang mengalami kerusakan hingga mengganggu proses kegiatan belajar mengajar.

Saat ditemui di Kantor DPD AWPI DKI Jakarta, Wisma SMR, Jakarta Utara, Jumat (24/7/2026), Yamarlin Hulu yang akrab disapa Marlin menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut hak peserta didik untuk memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan layak.

“Ini menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Terlebih Jakarta merupakan ibu kota yang selama ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan,” ujar Marlin.

Menurutnya, kondisi tersebut juga menjadi perhatian karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengusung visi menjadikan Jakarta sebagai kota global.

“Pak Gubernur memiliki konsep besar menjadikan Jakarta sebagai kota global. Namun di sisi lain masih ada sekolah yang kondisinya memprihatinkan dan proses penanganannya berjalan lambat. Kondisi seperti ini tentu perlu segera dibenahi agar sejalan dengan visi pembangunan Jakarta,” katanya.

Marlin mendesak Gubernur DKI Jakarta memanggil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan untuk meminta penjelasan sekaligus melakukan evaluasi terhadap penanganan persoalan tersebut.

“Publik berhak mengetahui apa yang menjadi kendala sehingga pembangunan sekolah ini belum juga terealisasi, padahal persoalan ini sudah berlangsung hampir dua tahun,” ujarnya.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status perencanaan dan penganggaran pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi.

“Perlu dijelaskan kepada masyarakat apakah pembangunan sekolah ini sudah dianggarkan atau belum. Jika belum, apa kendalanya. Transparansi penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan tidak menimbulkan berbagai spekulasi,” tegasnya.

Menurut Marlin, kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik maupun kurikulum, tetapi juga dari tersedianya sarana dan prasarana yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik.

“Visi menjadikan Jakarta sebagai kota global harus dibarengi dengan pelayanan dasar yang berkualitas. Jangan sampai masih ada anak-anak yang harus belajar di lingkungan sekolah yang tidak aman atau tidak layak digunakan,” katanya.

Ia menambahkan, DPD AWPI DKI Jakarta akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan, serta mendorong agar setiap persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat ditangani secara cepat, transparan, dan akuntabel.

Sebelumnya, kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi menjadi sorotan publik setelah kerusakan bangunan sekolah berdampak pada kegiatan belajar mengajar. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menyatakan penanganan terhadap sekolah tersebut tengah diproses sesuai mekanisme yang berlaku. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300