TANJUNGPINANG – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang untuk menata kawasan Taman Gurindam 12 Tepi Laut agar terlihat lebih rapi, indah, dan menarik, dinilai sangat positif. Program penataan ini diharapkan mampu memikat wisatawan luar daerah sekaligus mendongkrak omzet para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Namun, niat mulia untuk memajukan ekonomi kerakyatan tersebut ternodai oleh insiden memprihatinkan yang melibatkan pejabat daerah. Kepala BUMD Kota Tanjungpinang berinisial GT, kini tengah menjadi sorotan tajam publik setelah diduga bertindak arogan hingga terlibat perselisihan fisik (adu jotos) dengan salah seorang pedagang UMKM di Taman Gurindam.
Kronologi Insiden di Taman Gurindam
Menurut keterangan di lapangan, ketegangan bermula saat proses penataan kawasan sedang berlangsung. Namun, situasi justru memanas hingga berujung pada kontak fisik. Dalam insiden tersebut, salah satu pedagang dikabarkan sempat terjatuh akibat pertikaian dengan Kepala BUMD tersebut.
Kejadian ini langsung memicu reaksi keras dari masyarakat dan para pelaku usaha lainnya. Sebagai seorang pejabat publik yang memimpin Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), GT dinilai tidak mencerminkan sikap seorang pengayom.
“Seharusnya seorang pejabat itu punya jiwa besar untuk mengayomi dan menyelesaikan masalah lewat dialog yang humanis, bukan malah menunjukkan jiwa preman di lapangan,” ujar salah satu warga yang menyayangkan insiden tersebut.
Desakan Agar Pemerintah Kota Ambil Tindakan
Insiden memprihatinkan ini kini viral dan menjadi buah bibir di tengah masyarakat Kota Tanjungpinang. Publik menilai tindakan arogan oknum pejabat tidak boleh dibiarkan karena dapat merusak citra pemerintah daerah yang sedang gencar membangun pariwisata.
Masyarakat dan komunitas pedagang meminta agar Pemerintah Kota Tanjungpinang segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas terkait masalah ini. Evaluasi terhadap kinerja dan sikap Kepala BUMD dinilai mendesak dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali, serta demi memastikan penataan UMKM di Taman Gurindam tetap berjalan dengan kondusif dan damai.
Sampai berita ini diturunkan, pihak terkait masih dimintai keterangan lebih lanjut mengenai duduk perkara dan sanksi yang berpotensi diberikan kepada oknum yang bersangkutan.
Yata














