banner 325x300
banner 325x300
DaerahKutai Barat

125 Karateka Ikuti UKT INKAI Kubar, Jadi Ajang Regenerasi Atlet Menuju Porprov dan PON

266
×

125 Karateka Ikuti UKT INKAI Kubar, Jadi Ajang Regenerasi Atlet Menuju Porprov dan PON

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Sebanyak 125 karateka mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Kutai Barat (Kubar) di Gedung Latihan FORKI, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut turut ditinjau Ketua Umum KONI Kutai Barat, Alsiyus.

Ketua Umum FORKI Kutai Barat sekaligus senior INKAI pemegang sabuk hitam Dan V, Nopandel, mengatakan UKT merupakan agenda rutin pembinaan yang dilaksanakan INKAI sebagai salah satu dari 25 perguruan anggota FORKI.

“UKT hari ini diikuti sekitar 125 karateka, mulai dari sabuk putih yang akan naik ke sabuk kuning, sabuk kuning ke hijau, sabuk hijau ke biru, hingga sabuk biru yang akan naik ke sabuk cokelat,” kata Nopandel.

Menurutnya, peserta UKT berasal dari berbagai kelompok usia, termasuk usia pradini setingkat taman kanak-kanak (TK). Selama anak mampu memahami instruksi dasar dan melakukan gerakan tangan maupun kaki, mereka sudah dapat mengikuti latihan karate.

“Bahkan untuk kelompok usia dini juga sudah tersedia nomor pertandingan, baik kata maupun kumite. Ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan sejak usia muda,” ujarnya.

Nopandel menegaskan, UKT bukan hanya menjadi syarat kenaikan sabuk, tetapi juga bagian dari proses regenerasi atlet karate Kutai Barat. Melalui pembinaan berjenjang, atlet-atlet muda dipersiapkan untuk menggantikan atlet senior dan tampil di berbagai kejuaraan tingkat daerah hingga nasional.

“Mereka inilah yang nantinya kami siapkan untuk mengikuti kejuaraan, termasuk Porprov dan PON. Regenerasi atlet harus terus berjalan agar prestasi karate Kutai Barat tetap terjaga,” tegasnya.

Dalam UKT tersebut, para karateka menjalani penilaian yang cukup ketat. Sebelum mengikuti ujian, peserta wajib berlatih secara rutin selama enam bulan dengan frekuensi tiga kali setiap minggu atau sedikitnya 72 kali latihan.

Penilaian meliputi tiga materi utama, yakni kihon (teknik dasar), kata (jurus), dan kumite (pertarungan). Pada materi kihon, peserta diuji penguasaan berbagai kuda-kuda, pukulan, tangkisan, dan tendangan. Pada materi kata, peserta dinilai dari ketepatan gerakan, keseimbangan, kekuatan, serta konsentrasi. Sementara pada kumite, peserta diuji kemampuan bertarung sesuai tingkatan sabuk masing-masing.

“Melalui proses ini kami berharap lahir atlet-atlet berkualitas yang mampu memperkuat FORKI Kutai Barat di berbagai ajang kejuaraan,” tambah Nopandel.

Sementara itu, Wakil Ketua INKAI Kutai Barat, Jimmy Hengky, mengungkapkan pihaknya berhasil meloloskan 13 atlet ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur setelah mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Porprov.

“Pada BK kemarin kami mengirimkan 14 atlet yang bertanding di 14 kelas berbeda. Hasilnya, 13 atlet berhasil lolos ke Porprov dan hanya satu kelas yang belum berhasil lolos,” ungkap Jimmy.

Ia menjelaskan, komposisi atlet yang lolos terdiri dari tujuh atlet putri dan tujuh atlet putra. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi karate Kutai Barat untuk bersaing di Porprov mendatang.

Meski menghadapi keterbatasan waktu persiapan dan adanya pembatasan usia maksimal 30 tahun bagi peserta Porprov, Jimmy tetap optimistis atlet-atlet Kutai Barat mampu memberikan hasil terbaik.

“Kami memang realistis karena persiapan menuju BK cukup singkat. Namun hasil BK menunjukkan atlet-atlet Kutai Barat mampu bersaing dengan daerah lain. Target kami tentu meraih hasil terbaik di Porprov,” katanya.

Jimmy juga menyampaikan apresiasi atas dukungan KONI Kutai Barat terhadap pembinaan karate selama ini. Menurutnya, kehadiran Ketua KONI Kutai Barat di tengah kegiatan UKT menjadi motivasi tersendiri bagi atlet dan pelatih.

“Kami berharap dukungan KONI dan pemerintah daerah terus berlanjut, baik melalui fasilitas latihan maupun program pembinaan. Kehadiran Ketua KONI hari ini menjadi penyemangat bagi atlet untuk terus berprestasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300