banner 325x300
banner 325x300
Kutai Barat

Woodball Kutai Barat Siapkan Tujuh Atlet untuk Porprov Kaltim 2026

76
×

Woodball Kutai Barat Siapkan Tujuh Atlet untuk Porprov Kaltim 2026

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Cabang olahraga (cabor) Woodball Kutai Barat (Kubar) terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser. Dari 15 atlet yang aktif berlatih, sebanyak tujuh atlet diproyeksikan menjadi andalan daerah untuk berburu medali pada ajang olahraga terbesar di Kaltim tersebut.

Ketua Cabor Woodball Kutai Barat, Arik Andrew Refanza, mengatakan para atlet saat ini menjalani latihan rutin di lapangan kawasan Golf, Jalan Aji Tulur Jejangkat II, Kecamatan Barong Tongkok.

“Saat ini kami memiliki sekitar 15 atlet yang aktif berlatih dan tujuh di antaranya dipersiapkan untuk mengikuti Porprov Kaltim di Kabupaten Paser,” ujar Arik, di sela-sela kunjungan Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, Minggu (21/6/2026).

Menurutnya, proses pembinaan atlet dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan beberapa lokasi latihan. Sebelum berlatih di kawasan lapangan golf, para atlet sempat menggunakan area depan GOR Desnan dan Tanah Lapang di depan Politeknik Sendawar.

Arik menjelaskan kondisi lapangan yang digunakan saat ini sudah cukup memenuhi standar olahraga woodball. Sebab, pertandingan woodball dapat dilaksanakan di lapangan berumput maupun berpasir.

“Lapangan yang kami gunakan sekarang sudah sesuai untuk kebutuhan latihan. Kondisinya juga hampir sama dengan arena yang digunakan saat Babak Kualifikasi sebelumnya,” katanya.

Woodball sendiri merupakan olahraga yang memiliki konsep permainan mirip golf. Perbedaannya terletak pada ukuran lapangan yang lebih kecil. Atlet harus memukul bola menggunakan mallet hingga melewati gawang kayu atau gate dengan jumlah pukulan sesedikit mungkin.

Untuk Porprov 2026, Woodball Kutai Barat akan turun pada nomor Single Fairway Putri, Team Fairway Putri, dan Mix Fairway Putra-Putri. Satu atlet putra akan tampil pada nomor campuran, sementara atlet lainnya berasal dari kategori putri.

Meski demikian, Arik mengakui pihaknya masih membutuhkan dukungan sarana dan prasarana. Selain tali pembatas lintasan, cabor woodball juga memerlukan tambahan mallet sebagai peralatan latihan.

“Saat ini alat yang digunakan untuk latihan dan pertandingan masih sama. Kami khawatir jika rusak saat latihan, maka akan berdampak pada kesiapan peralatan ketika bertanding,” ungkapnya.

Dalam hal prestasi, Woodball Kutai Barat memiliki modal pengalaman setelah mengikuti Porprov Berau 2022 dan berhasil meraih medali perunggu. Sementara pada Babak Kualifikasi Porprov 2026, tim Kutai Barat menempati peringkat keempat.

Atas dasar itu, Arik memasang target peningkatan prestasi pada Porprov Paser.

“Target minimal kami mempertahankan medali perunggu. Namun tentu harapan kami bisa meraih medali perak bahkan emas,” tegasnya.

Di sisi lain, Arik menilai olahraga woodball masih belum banyak dikenal masyarakat Kutai Barat, khususnya kalangan muda. Karena itu, pihaknya berencana melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan mendorong pembentukan kegiatan ekstrakurikuler woodball sebagai langkah regenerasi atlet.

“Program sosialisasi sebenarnya sudah kami rencanakan, namun masih terkendala anggaran. Ke depan kami akan berupaya mendatangi sekolah-sekolah agar minat terhadap woodball semakin meningkat,” jelasnya.

Arik juga mengapresiasi kunjungan Ketua KONI Kutai Barat yang meninjau langsung latihan atlet. Menurutnya, kehadiran pimpinan KONI memberikan motivasi sekaligus membuka ruang bagi atlet dan pengurus untuk menyampaikan berbagai kebutuhan menjelang Porprov.

Selain itu, ia menyambut positif rencana kenaikan bonus atlet yang diusulkan KONI Kutai Barat. Meski demikian, fokus utama saat ini tetap pada peningkatan kualitas latihan dan persiapan menghadapi persaingan di Porprov Kaltim 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300