banner 325x300
banner 325x300
Kutai Barat

Hapkido Kubar Bidik 3 Emas di Porprov Paser, 5 Atlet Lolos dari BK

654
×

Hapkido Kubar Bidik 3 Emas di Porprov Paser, 5 Atlet Lolos dari BK

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Perkembangan olahraga bela diri Hapkido di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari capaian atlet Hapkido Kubar dalam sejumlah kejuaraan, termasuk Babak Kualifikasi (BK) Porprov dan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov).

Ketua Hapkido Kubar sekaligus pelatih, Ongkian, mengatakan pada ajang BK pihaknya berhasil meraih tujuh medali sekaligus meloloskan lima atlet ke Porprov Paser 2026.

“Perkembangan Hapkido di Kabupaten Kutai Barat sangat positif. Dari hasil BK, kami berhasil meraih medali di tujuh nomor dan meloloskan lima atlet untuk tampil di Porprov Paser,” ujar Ongkian saat menerima kunjungan Ketua KONI Kubar di GOR Desnan, Kecamatan Barong Tongkok, Kamis (28/5/2026).

Ia menjelaskan, dari BK tersebut Hapkido Kubar membawa pulang satu medali emas, dua perak, dan empat perunggu. Sementara pada ajang Kejurprov di Samarinda, Hapkido Kubar sukses finis di peringkat ketiga umum.

“Di Kejurprov Samarinda kami juara tiga umum. Atlet-atlet kami luar biasa dan sangat antusias saat bertanding,” katanya.

Menghadapi Porprov mendatang, Hapkido Kubar memasang target minimal tiga medali emas. Ongkian optimistis target itu bisa tercapai melihat performa atlet dalam beberapa kejuaraan terakhir.

“Kalau target Porprov, minimal kami ingin meraih tiga emas. Tapi tentu harapannya semua nomor bisa mendapatkan emas. Kami tetap optimis karena dalam beberapa Kejurprov terakhir kami cukup dominan dan paling rendah di posisi tiga besar,” tegasnya.

Selain fokus ke Porprov, Hapkido Kubar juga mulai mempersiapkan atlet menuju ajang PON Bela Diri. Saat ini dua atlet asal Kubar direkomendasikan mengikuti seleksi menuju PON Bela Diri.

“Persiapan juga dilakukan untuk PON Bela Diri. Dua atlet kami direkomendasikan mengikuti seleksi. Dalam waktu dekat juga akan ada Kejurprov sekaligus seleksi menuju PON Bela Diri,” ujarnya.

Saat ini jumlah atlet aktif Hapkido Kubar mencapai sekitar 18 orang. Namun, Ongkian mengakui regenerasi atlet usia dini masih menjadi tantangan.

“Kalau digabung ada sekitar 18 atlet. Sekitar lima orang masih usia SMP, sisanya senior. Untuk usia dini memang masih minim dan kami masih terus mencari bibit atlet,” terangnya.

Menurutnya, Hapkido memiliki beberapa kategori usia pertandingan mulai dari pra kadet hingga senior. Pra kadet dimulai usia tujuh tahun, kadet usia tujuh hingga 12 tahun, junior 12 sampai 16 tahun, dan senior 17 tahun ke atas.

Untuk mengatasi minimnya regenerasi atlet, pihaknya berencana melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah agar Hapkido semakin dikenal masyarakat.

“Regenerasi masih minim, tapi kami akan terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah supaya cabor ini bisa berkembang lebih baik di masa depan,” katanya.

Ongkian juga mengapresiasi kunjungan Ketua KONI Kubar, Alsiyus, yang datang langsung melihat latihan atlet Hapkido di GOR Desnan.

“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi Ketua KONI yang baru, Pak Alsiyus, karena sudah datang langsung ke tempat latihan. Kehadiran beliau tentu menambah semangat adik-adik atlet,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300