banner 325x300
banner 325x300
DaerahKutai Barat

Kapolres Kubar Buka Turnamen Biliar Kapolres Cup, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Berprestasi

22
×

Kapolres Kubar Buka Turnamen Biliar Kapolres Cup, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Berprestasi

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Polres Kutai Barat (Kubar) menggelar Turnamen Biliar Kapolres Cup Nomor Bola 9 dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026. Turnamen tersebut resmi dibuka Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono di Arena Biliar 99, Kecamatan Barong Tongkok, Selasa (24/6/2026).

Turnamen yang diikuti ratusan para pecinta olahraga biliar di Kutai Barat itu akan berlangsung selama lima hari, mulai 24 Juni hingga penutupan pada Minggu (28/6/2026).

Pembukaan turnamen turut dihadiri Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari, Pasiops Kodim 0912/Kubar Lettu Arm Oktario Sirait, Kepala Subseksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kutai Barat Dicky Rachman Perdana, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gamas Laden, Ketua KONI Kutai Barat Alsiyus, Ketua Harian KNPI, Ketua POBSI Kutai Barat, serta ratusan anggota Polres Kutai Barat.

Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono mengatakan pihaknya mendukung penuh berbagai kegiatan positif, khususnya di bidang olahraga. Menurutnya, perkembangan olahraga biliar di Kutai Barat membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.

“Kami tentu mendukung segala aktivitas positif, khususnya di bidang olahraga. Saat ini olahraga biliar mendapat dukungan penuh dari POBSI, KONI, KNPI hingga Dispora. Semua pihak bersinergi untuk memajukan olahraga biliar di Kabupaten Kutai Barat,” kata Boney.

Ia berharap turnamen tersebut mampu melahirkan atlet-atlet baru yang nantinya dapat berprestasi dan mengharumkan nama Kutai Barat di berbagai ajang kompetisi.

Boney menjelaskan, turnamen serupa juga pernah digelar pada tahun lalu. Melalui kegiatan tahun ini, pihaknya ingin melihat peningkatan jumlah peserta sekaligus mengevaluasi langkah pembinaan yang perlu dilakukan bersama stakeholder olahraga.

“Tahun ini kami ingin melihat apakah terjadi peningkatan animo peserta. Dari situ nantinya kami bisa berdiskusi dan berbagi masukan bersama POBSI, KONI, KNPI dan Dispora mengenai langkah-langkah yang perlu dikembangkan untuk semakin memajukan olahraga biliar di Kutai Barat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Dalam setiap pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Bagi yang menang tentu mendapatkan apresiasi, sedangkan yang belum berhasil jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan mengembangkan kemampuan agar bisa meraih hasil yang lebih baik,” ucapnya.

Selain turnamen biliar, Polres Kutai Barat juga menggelar berbagai kegiatan dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Di antaranya jalan santai, kompetisi e-sport, lomba mancing bersama, lomba kicau mania hingga perlombaan olahraga tradisional menyumpit yang digelar di Taman Budaya Sendawar.

Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, Boney turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kutai Barat yang selama ini mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kutai Barat atas dukungan yang selama ini diberikan kepada Polres Kutai Barat. Ke depan kami akan terus berbenah dan meningkatkan pelayanan demi mewujudkan Kutai Barat yang aman, nyaman dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kutai Barat Alsiyus mengapresiasi Polres Kutai Barat yang telah menyelenggarakan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi menjadi sarana penting bagi atlet untuk menjaga kemampuan dan meningkatkan mental bertanding.

“Turnamen ini sangat bermanfaat bagi atlet-atlet biliar yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Porprov Kalimantan Timur. Dengan adanya kompetisi rutin, kemampuan atlet akan terus terasah dan performa mereka tetap terjaga,” kata Alsiyus.

Ia menilai perkembangan olahraga biliar di Kutai Barat saat ini cukup pesat dengan semakin banyaknya klub yang aktif melakukan pembinaan. Karena itu, diperlukan pengelolaan dan pembinaan yang lebih terarah agar potensi atlet dapat berkembang maksimal.

“Turnamen ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Porprov karena sejumlah atlet Kutai Barat ikut bertanding. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena membantu atlet meningkatkan kemampuan sekaligus mental bertanding,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300