banner 325x300
banner 325x300
Kutai Barat

Seleksi Terbuka Atlet Futsal Porprov 2026 Digelar Awal Juli, AFI Kubar Bidik Target Emas

361
×

Seleksi Terbuka Atlet Futsal Porprov 2026 Digelar Awal Juli, AFI Kubar Bidik Target Emas

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) Kutai Barat membuka seleksi terbuka atlet futsal putra dan putri untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026. Seleksi akan berlangsung di GOR Desnan, Sendawar, pada 1-4 Juli 2026.

Ketua AFI Kutai Barat, Fransiskus Rizki Rinaldo, mengungkapkan seleksi akan dibagi dalam dua tahap. Tim putra dijadwalkan mengikuti seleksi pada 1-2 Juli 2026, sedangkan tim putri berlangsung pada 3-4 Juli 2026 di GOR Desnan, Sendawar.

“Seleksi terbuka tim futsal putra dan putri Kutai Barat akan kami laksanakan di GOR Desnan. Untuk kategori putra digelar pada 1-2 Juli 2026, sedangkan kategori putri pada 3-4 Juli 2026,” kata Rizki usai Final Futsal Porda PD Perpamsi Kaltim VII di Sendawar, Sabtu (27/6/2026).

Rizki menjelaskan, regulasi usia tim putra mengacu pada pemain kelahiran 2009, sementara pemain kelahiran 2007-2008 dibatasi maksimal empat orang. Untuk kategori putri, regulasi utama diperuntukkan bagi pemain kelahiran 2003 dengan kuota maksimal empat atlet kategori bebas usia.

Ia mengajak seluruh pecinta futsal di Kutai Barat yang memenuhi syarat usia untuk mengikuti seleksi tersebut.

“Karena ini seleksi terbuka, kami mengundang seluruh pecinta futsal di Kutai Barat yang memenuhi syarat usia sesuai regulasi untuk ikut berpartisipasi. Harapannya, dari seleksi ini kami mendapatkan pemain terbaik yang akan memperkuat Kutai Barat di Porprov Kaltim 2026,” ujarnya.

Menurut Rizki, seleksi sementara hanya diperuntukkan bagi pemain asal Kutai Barat. Langkah itu diambil untuk memberikan kesempatan kepada atlet lokal sekaligus memaksimalkan potensi pemain yang dimiliki daerah.

AFI Kutai Barat nantinya akan menetapkan masing-masing 14 pemain untuk tim putra dan 14 pemain untuk tim putri sesuai ketentuan Daftar Susunan Pemain (DSP). Pada Babak Kualifikasi Porprov sebelumnya, kedua tim berhasil lolos, bahkan tim putra sukses meraih medali perunggu.

Meski demikian, AFI tetap melakukan evaluasi terhadap hasil babak kualifikasi. Dari evaluasi bersama pelatih dan manajer, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperkuat sehingga diputuskan membuka seleksi ulang.

“Target kami di Porprov bukan sekadar lolos, tetapi meraih medali emas. Saya yakin Kutai Barat mampu bersaing secara kompetitif karena kami memiliki banyak pemain muda yang bertalenta. Dengan persiapan yang maksimal, saya optimistis target emas bisa dicapai,” tegasnya.

Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, menyambut baik pelaksanaan seleksi terbuka tersebut. Menurutnya, sistem itu memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pemain dari klub-klub futsal di Kutai Barat untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Saya sangat mendukung pelaksanaan seleksi terbuka ini. Dengan cara seperti ini, seluruh pemain dari klub-klub futsal di Kutai Barat memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan mereka,” kata Alsiyus.

Ia menilai langkah AFI Kutai Barat merupakan strategi yang objektif untuk menjaring atlet terbaik sekaligus menghilangkan anggapan adanya praktik pilih kasih dalam penentuan pemain.

“Melalui seleksi terbuka, siapa pun yang memiliki kemampuan terbaik akan dipilih untuk mewakili Kutai Barat. Ini merupakan langkah yang tepat dan strategis untuk kemajuan futsal Kutai Barat ke depan. Saya optimistis futsal Kutai Barat akan semakin berkembang dan mampu berprestasi di Porprov Kaltim 2026,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300