banner 325x300
banner 325x300
Kutai Barat

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Simpang Raya Kubar Portal Jalan Nasional

196
×

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Simpang Raya Kubar Portal Jalan Nasional

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Puluhan warga Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), menutup sementara akses jalan nasional pada Sabtu (3/1/2025) sekitar pukul 09.30 WITA. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki.

Penutupan jalan dilakukan dengan pemasangan portal dan akan diberlakukan hingga ada perbaikan jalan. Warga menilai Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur belum melakukan penanganan terhadap kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama.

Kekecewaan warga semakin memuncak karena janji sejumlah perusahaan untuk memperbaiki jalan juga tidak terealisasi. Perusahaan yang sebelumnya menyatakan kesanggupan melakukan perbaikan di antaranya PT KAL, PT KAS, Pangiono Group, dan PT Kruing.

Kesepakatan perbaikan jalan tersebut diketahui telah dibuat pada 13 Februari 2025 lalu. Dalam kesepakatan itu, operasional truk perusahaan disebut menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan nasional di wilayah tersebut.

Kerusakan parah terlihat di sepanjang jalan dari Kelurahan Simpang Raya hingga RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS). Puluhan lubang menganga dengan kedalaman mencapai 50 hingga 70 sentimeter, sehingga membahayakan pengguna jalan.

Akibat kondisi tersebut, tak jarang pengendara sepeda motor terjatuh, sementara kendaraan roda empat kerap tersangkut di lubang jalan.

Koordinator aksi, Eronius, mengatakan penutupan jalan akan terus dilakukan hingga ada perbaikan nyata dari perusahaan maupun pemerintah. Ia menegaskan warga tidak ingin jumlah korban kecelakaan lalu lintas terus bertambah.

“Yang menjadi korban adalah pengendara, khususnya roda dua dan roda empat. Kerusakan jalan ini sudah lama, tapi tidak ada yang peduli. Karena itu kami portal jalan,” ujarnya.

Eronius menambahkan, pihak warga sebelumnya telah berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan dan kesepakatan perbaikan jalan juga telah ditandatangani. Namun hingga kini, belum ada realisasi di lapangan.

“Kami sudah lama menunggu janji perusahaan. Bisa dilihat sampai sekarang belum ada perbaikan. Sebelum ada perbaikan, portal tidak akan dibuka. Ini demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Usai penutupan jalan, dilakukan pertemuan antara warga dan sejumlah pihak. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa perbaikan jalan akan segera dilaksanakan dan portal baru akan dibuka setelah perbaikan dilakukan.

Pertemuan tersebut dihadiri Asisten I Setkab Kutai Barat Erik Victory, lembaga adat kelurahan, para ketua RT se-Kelurahan Simpang Raya, pihak kepolisian, perwakilan perusahaan, serta warga setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300