banner 325x300
banner 325x300
Kutai Barat

Jalan Nasional Rusak Parah di Simpang Raya Kubar, Ancam Keselamatan Pengendara

222
×

Jalan Nasional Rusak Parah di Simpang Raya Kubar, Ancam Keselamatan Pengendara

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Kondisi jalan nasional di Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), kian memprihatinkan. Kerusakan parah dengan puluhan lubang menganga di badan jalan dinilai mengancam keselamatan pengendara yang melintas setiap hari.

Kerusakan jalan tersebut terjadi mulai dari Simpang Raya hingga menuju Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar (HIS) Kubar. Tak jarang, pengendara roda dua maupun roda empat terjatuh atau tersangkut akibat dalamnya lubang di badan jalan.

Pantauan media di lapangan, Jumat (2/1/2026), sejumlah kendaraan roda empat terlihat kesulitan melintas dan bahkan harus didorong karena terjebak di lubang jalan. Kondisi serupa juga terjadi di sekitar RSUD Harapan Insan Sendawar, Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok.

Di sepanjang ruas jalan nasional tersebut, terpantau puluhan lubang dengan kedalaman mencapai 30 hingga 40 sentimeter. Kerusakan ini telah lama menjadi keluhan warga Kutai Barat, lantaran hingga kini belum mendapat penanganan serius dari pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.

Salah seorang pengendara roda dua, Nila, mengaku kondisi jalan di Simpang Raya semakin parah dan sangat membahayakan pengguna jalan.

“Sering motor tersangkut di sini. Bahkan ada pedagang somay yang jatuh, gerobaknya rusak, akhirnya tidak bisa berjualan lagi,” ujarnya.

Ia berharap perbaikan jalan segera dilakukan, terutama dengan menertibkan truk perusahaan bermuatan CPO (Minyak Sawit Mentah) yang diduga melintas dengan tonase berlebihan.

“Kalau bisa dan memang harus, perusahaan juga ikut bertanggung jawab memperbaiki jalan ini. Jalan nasional ini dipakai untuk aktivitas sehari-hari masyarakat,” katanya.

Hal senada disampaikan Rolek Situmorang, warga sekitar Simpang Raya. Menurutnya, kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama membuat sebagian pengendara takut melintas, sehingga berdampak pada penurunan pendapatan pedagang kaki lima di sekitar lokasi.

Rolek berharap pemerintah pusat melalui BBPJN Kaltim segera melakukan perbaikan jalan nasional tersebut, mengingat ribuan kendaraan melintas setiap hari.

“Kalau tidak segera diperbaiki, lubang-lubang ini akan terus memakan korban,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300