KUBAR – Turnamen Bupati Cup 2025 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kutai Barat (Kubar), H. Nanang Adriani, di Stadion Swalas Gunaq, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (10/11/2025).
Pembukaan turnamen ditandai dengan pertandingan perdana di grup A yang mempertemukan tim Kecamatan Siluq Ngurai melawan tim Kecamatan Melak, yang berakhir dengan skor kacamata (0-0).
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin dalam sambutannya dibacakan oleh Wakil Bupati H. Nanang Adriani, menyampaikan bahwa Turnamen Bupati Cup 2025 merupakan agenda tahunan yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dan antarkecamatan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
“Kita berharap turnamen ini dapat berjalan secara terarah, transparan, dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Kutai Barat yang sehat, tangguh, dan berdaya saing,” ujar Nanang.
Tahun ini, turnamen mengusung tema “Dekati Sepak Bola, Jauhi Narkoba”, yang mengandung makna ajakan bagi generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan olahraga yang positif, menumbuhkan semangat disiplin, sportivitas, serta menjauhi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Nanang juga menegaskan bahwa turnamen ini menjadi ajang menjaring bibit atlet lokal potensial yang kelak bisa dikembangkan menjadi pemain profesional dan membawa nama baik Kutai Barat di tingkat yang lebih tinggi.
“Kepada seluruh pemain dan penonton, saya berpesan untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Sepak bola bukan hanya soal mencetak gol, tetapi juga menjaga kehormatan diri dan menghormati lawan,” tegasnya.
Nanang mengharapkan turnamen Bupati Cup 2025 menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dan membangun budaya olahraga yang sehat di masyarakat Kutai Barat.
Sementara itu, Ketua Askab PSSI Kutai Barat sekaligus Ketua Panitia Turnamen Bupati Cup 2025, Teddy Rakhmat, menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen tahun ini menjadi bukti nyata tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga sepak bola di daerah.
“Bupati Cup bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan dan kebersamaan antar kecamatan. Antusiasme masyarakat luar biasa,” ujarnya.
Teddy juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat atas dukungan yang terus mengalir terhadap kegiatan olahraga, khususnya sepak bola.
“Partisipasi tahun ini meningkat, terutama dari tim putri yang diikuti oleh sembilan kecamatan. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah yang selalu mendukung kegiatan PSSI, baik dari sisi fasilitas maupun pembinaan atlet,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Teddy mengungkapkan bahwa Askab PSSI Kutai Barat akan segera memulai training center (TC) bagi 25 atlet yang disiapkan untuk menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada Desember mendatang.
“Harapan kami, seluruh masyarakat bisa memberikan dukungan dan doa agar tim sepak bola Kutai Barat dapat tampil maksimal dan lolos ke ajang Porprov nanti,” tambahnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Presidium Dewan Adat Kutai Barat, Yurang, Kadispora Kubar, Gamas Laden, Anggota DPRD Kubar, Camat Barong Tongkok dan lurah Barong Tongkok.








