Tamiang Layang – Tidak kurang dari 1.076 siswa SMK dari seluruh Indonesia mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) yang ke-33 Tingkat Nasional Tahun 2025. Acara ini dibuka oleh Wakil Menteri Bidang Pendidikan Dasar & Menengah, Fajar Riza Ul Haq, di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Kota Depok, pada Senin (28/7/2025).
Dalam Lomba ini, Alan Runtunuwu, Siswa Kelas XII SMK Negeri 2 Tamiang Layang, mewakili dan membawa nama Provinsi Kalteng dan Barito Timur bersaing untuk Bidang Bricklaying, kata Bima, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 2 Tamiang Layang (Selasa, 29/07/2025).
Bima menjelaskan, Bidang bricklaying adalah seni atau pekerjaan memasang batu bata untuk membangun berbagai struktur seperti dinding, fondasi, dan bangunan lainnya. Istilah ini sering dikaitkan dengan kompetensi dalam bidang teknologi batu dan beton, khususnya dalam konteks pendidikan dan pelatihan di jurusan bangunan.
Selain batu bata, bricklaying juga melibatkan penggunaan bahan lain seperti blok beton, batu alam, dan bahan bangunan lainnya. Bricklaying adalah bagian penting dari pekerjaan konstruksi, baik untuk pembangunan baru maupun renovasi dan perbaikan. Pekerjaan ini membutuhkan keterampilan khusus dalam membaca rencana, mengukur, memotong batu bata, mencampur mortar, dan memasang batu bata secara presisi. Singkatnya, bricklaying bukan hanya sekadar memasang batu bata, tetapi juga melibatkan berbagai keterampilan dan pengetahuan dalam bidang konstruksi, Jelas Bima lebih lanjut.
Alan adalah salah satu siswa kami yang menguasai bidang Bricklaying ini. Prestasinya dimulai dari Juara 1 Lomba Bricklaying Tingkat SMKN 2 Tamiang Layang, Juara Lomba Tingkat Kabupaten se- Barito Timur dan Juara 1 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan saat ini Alan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti Lomba Bricklaying Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Jakarta dan Jawa Barat Tanggal 27 Juli 2025 – 1 Agustus 2025, ungkap Bima.
Menjadi harapan kita semua Alan Runtunuwu dapat menorehkan prestasi membawa harum nama Kalimantan Tengah dan Barito Timur, ujar Bima.
(Yandi/Yuliana/Wahyudin)











