banner 325x300
banner 325x300
Jawa TimurOpini

SENI TARI SENDRATANI DEWI SRI NUSANTARA 2025

320
×

SENI TARI SENDRATANI DEWI SRI NUSANTARA 2025

Sebarkan artikel ini

BLITAR, 26 JULI 2025

SENI TARI SPIRITUAL TARI DEWI SRI NUSANTARA 2025
Anggara Kasih, 22 Juli 2025. 26 Djawa Sasi Suro.
Oleh Ibu Dwi Indah Suryaningsih (Galeri Dharma Arjuna Jawa Timur, Bersama Bamboo Spirit Nusantara Support System 2025)

Saat diperjalankanNYA hadir dan terlaksana sebagai perwujudan rasa syukur atas Kasih Karunia Semesta Raya, terutama Ibu Pertiwi Tanah Air Indonesia Raya Manusantara Jaya. Pada hari Anggara Kasih, 22 Juli 2025.
Melaksanakan Perjalanan Seni Tari Spiritual, Tari Dewi Sri Nusantara di beberapa titik sejarah napak tilas luhur.

“LOKASI SENI TARI SPIRITUAL TARI DEWI SRI NUSANTARA”

●Petilasan Bethara Guru Dusun Tambak Watu Desa Tambak Sari Lereng Gunung Arjuno Pasuruan Jawa Timur Indonesia.
●Petilasan Mbok Dewi Pertimah Desa Sekar Mojo Dusun Damar.
●Pelataran Pertanian Yayasan Petong Art House Di Desa Andonosari Bromo Tengger.
●Petilasan Ni Rang Kusumo ( Carang Kusumo) Desa Tutur Nongkojajar Bromo Tengger.

“KETERHUBUNGAN SENI TARI SPIRITUAL DEWI SRI NUSANTARA 2025, DENGAN SENIDRATANI YAYASAN PETONG ART HOUSE DI DESA ANDONOSARI BROMO TENGGER”

Tujuan memilih Hari Anggara Kasih & Angka 22 Juli (7).
Hari Anggara Kasih disebut oleh Orang Jawa Selasa Kliwon erat hubungannya dengan Selasa dalam pasaran jawa berangka [3] dan Kliwon berangka [8]. Tiga manunggal delapan pancaran welas asihNYA.
Berjumlah 11 Welas Asih bermakna Cinta Kasih Sayang.
38 Terhubung dengan 9 Kota dan 29 Kabupaten keseluruhan di Jawa Timur.
Dan 38 Provinsi se Indonesia Raya.

Angka 22 dalam I Ching ilmu kuno di dalam garis tempurung kura kura suci kuno,
I Ching(Kitab Perubahan) bermakna hiasa jiwa, keindahan. Angka 7 dalam I Ching bermakna “Kecerdasan Multidimensional”.

Angka 22 dalam jangka jumangkah setiap tahunnya terhubung dengan
“Hari Ibu 22 Desember, Hari Bhumi 22 April, Hari Air 22 Maret, Hari Keanekaragaman Hayati 22 Mei & Hari Santri 22 Oktober.”

“TENTANG TARIAN”

“Tarian ini menceritakan tentang perjalanan DEWI SRI NUSANTARA yang berasal dari ruh Kahyangan dan diturunkan ke Bhumi dalam menjalankan titah dawuh sebagai Ibu pengayom, kesuburan, Penjaga Tyang Agung Negeri Indonesia: PETANI-PETA_NI Kita & pemelihara semua benih benih hasil Bhumi yang ditanam dalam Keluhuran.”

Makna Ageman Ibu Dwi Indah Suryaningsih :

Sedulur Papat Kalimo Pancer.
“Ageman Putih Menjadi Penanda Himpunan Semua Cahaya”

“Batik Bhatari Ardhi 2023 Oleh Pembatik Almarhum. Ibu Sri Khalifah Pasuruan.

Nama “Jarik Batik Bhatari Ardhi” disebut Dewi Gunung dengan “motif daun pakis” yang sering ditemui ditempat teduh disepanjang perjalanan pegunungan melambangkan kesederhanaan dan pengayoman.

Seni Tari ini sebagai penghubung 3 Alam Bhumi, Samudera, Kahyangan.
“Selendang Kuning” mewakili keluhuran.
“Sabuk hijau” mewakili doa dan pengejawantahan kesuburan kesejahteraan merata di Bhumi.
“Warna Ungu Wungu” Perlambang Kebangkitan dan Kesadaran Illahi.

“CaPing Gunung” (Baca: Sandhi Sastra Cara Pinananggih Teguh yang di Dunung. red.) pengejawantahan Gunung sebagai “Pasak Bhumi, penyeimbang mulai dari dasar hingga puncak.”

“Pohon cemara juga melambangkan Bapa, Anak, dan Roh Kudus, serta pengingat akan penyelamatan dan Cinta Kasih Sayang Universal Yesus Kristus.” (Anggara Kasih, 22 Juli 2025)

Kasampurnaning Gusti Maha Welas Asih Mugya Sedaya Pinaringan Bagas Saras, Rahayu Sagung Dumadi.

Editor : Guntur Bisowarno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300