Gunungkidul – Puluhan warga Padukuhan Kamal, Kalurahan Wunung, Kapanewon Wonosari mengikuti pelatihan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan pengelolaan air bersih yang digelar Prudential di Balai Padukuhan Kamal, Senin (30/06/2025).
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Puskesmas Karangrejek, yakni Navi dan Asti. Keduanya menjelaskan pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah berbagai penyakit, seperti diare, infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, demam berdarah, keracunan makanan, infeksi parasit, hepatitis, dan leptospirosis.
“Penyakit-penyakit tersebut umumnya berasal dari pola hidup yang kurang bersih dan lingkungan yang tidak sehat. PHBS merupakan langkah dasar untuk mencegahnya,” jelas Navi dalam paparannya.
Selain itu, peserta juga dibekali informasi mengenai penyakit leptospirosis, yang disebabkan oleh bakteri Leptospira dari air atau tanah yang tercemar urin hewan terinfeksi. Penyakit ini bisa menular melalui luka terbuka atau kontak langsung dengan lingkungan tercemar.
Asti menjelaskan bahwa pengobatan leptospirosis harus dilakukan sejak dini menggunakan antibiotik, dan langkah pencegahannya meliputi menjaga kebersihan, menghindari air tercemar, serta menggunakan pelindung saat berada di lingkungan berisiko.
Dalam pelatihan ini juga ditekankan pentingnya pengelolaan limbah, sanitasi air bersih, dan pemakaian toilet yang aman. Masyarakat diimbau membiasakan cuci tangan pakai sabun, mengonsumsi makanan sehat, dan menjaga lingkungan dari jentik nyamuk.
“Dengan penerapan sanitasi dan PHBS yang baik, kita bisa mencegah penyakit, meningkatkan kualitas hidup, serta menjaga kelestarian lingkungan,” tutup Asti.
(Mungkas M)













