Barito Selatan – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, mulai menyiapkan langkah penanganan jangka panjang terhadap kerusakan jalan di wilayah Dusun Utara yang kerap rusak akibat tekanan air dan kondisi geografis ekstrem.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barsel, Dr. Ita Minarni, ST., MT., mengatakan, kerusakan di ruas tersebut terjadi berulang karena derasnya aliran dan tumbukan air di tikungan jalan yang rawan longsor.
“Wilayah itu memang memiliki tekanan air yang cukup kuat, sehingga beberapa kali perbaikan tidak bertahan lama. Tahun ini dilihat ada sekitar satu miliar, dan ke depannya mungkin di 2026 kita akan fokus penuh ke daerah sana,” ujar Ita Minarni di Buntok, Selasa (24/06/2025).
Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalur penting penghubung antarkampung yang sering dilalui warga dan kendaraan angkutan barang. Karena itu, Pemkab Barsel kini tengah mempertimbangkan pembangunan jalur alternatif di depan Polsek Dusun Utara sebagai solusi permanen.
Ita menjelaskan, pola pembangunan lima tahun mendatang akan dijalankan secara bertahap dan menyeluruh sesuai dengan skala prioritas daerah.
“Sementara ini, penanganan darurat sudah dilakukan oleh tim penyelenggara jalan rutin guna mengantisipasi kerusakan yang lebih parah,” tambahnya.














