Tamiang Layang – Beredarnya video viral melalui konten kreator Psikolog Lita Gading di media-media sosial diduga melrcehkan Gubernur Kalimantan Tengah mendapat tanggapan keras dari Juairiah,SE, Sekretaris DPC AWPI Bartim dan juga sebagai aktivis perempuan, Senin, 21 April 2024
Menurut Juariah, Negara kita adalah negara demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat atau menyampaikan kritik. Namun harus diingat ada rambu-rambu yang termuat dalam banyak aturan dimana aturan tersebut juga melindungi hak-hak agar tidak merugikan orang lain baik secara pribadi atau publik.
Juairiah juga mengatakan, selain rambu-rambu, yang paling penting bagaimana menyampaikan kritik dengan elegan, disini kita bicara etika, dengan kata lain bagaimana mungkin kritik disampaikan sementara yang menyampaikan tidak punya etika?
Cara-cara yang dilakukan Lita Gading inilah yang sangat disayangkan. Saya melihatnya tidak punya etika padahal dia seorang psikolog, ucap Juhairiah lebih lanjut.
Mungkin apa yang disampaikan tidak sepenuhnya salah, tapi jangan lupa dia adalah seorang psikolog, yaitu seseorang yang mendalami dan memahami ilmu psikologi, yaitu ilmu yang mempelajari pikiran, perilaku, dan proses mental manusia. Mereka membantu individu mengatasi masalah emosional, mental, dan perilaku melalui terapi dan berbagai teknik psikologis, jelas Juhairiah
Kata kuncinya adalah psikolog itu membantu mengatasi masalah emosional, mental dan perilaku. Disini terbalik, sambil tiduran mendengarkan video, kemudian tertawa dan berkomentar menyerang mental orang lain. Konon kata Lita Gading cara-cara penyampaian ini adalah cara-cara yang disukai dalam tiktok tapi disiplin ilmunya seorang psikolog yang justru harus membantu atau memberikan edukasi kepada orang lain jika memang ada masalah-masalah psikologi.
Cara-cara yang disampaikan oleh Lita Gading ini bertentangan dengan etika dia sebagai psikolog dan justru bagi saya Lita Gading ini harusnya diperiksa ke psikiater karena bisa saja memiliki kelainan mental juga, ungkap Juairiah (Yuliana).










