Pemalang – Camat Ulujami, Muhibin, akhirnya angkat bicara terkait tuduhan bahwa dirinya dan Kepala Desa Rowosari menggagalkan pertandingan sepak bola yang melibatkan Vicky Prasetyo, calon Bupati Pemalang, di Lapangan Rowosari. Tuduhan tersebut dilontarkan oleh tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Vicky Prasetyo – M. Suwendi, yang diwakili oleh juru bicaranya, Kundhimiarso.
Kundhimiarso menyampaikan dalam konferensi pers bahwa acara tersebut gagal terlaksana karena adanya intimidasi dari Kepala Desa Rowosari dan Camat Ulujami. Ia juga menyuarakan protes keras atas tindakan yang dianggapnya sebagai upaya menjegal kandidat mereka. “Kami memprotes keras. Kenapa harus ada intimidasi terhadap calon Bupati kami?” ujarnya.
Menanggapi tuduhan tersebut, Camat Ulujami, Muhibin, memberikan klarifikasi. Dalam pernyataannya melalui WhatsApp, Muhibin membantah adanya upaya intimidasi atau larangan dari pihaknya. “Saya tidak pernah menerima informasi terkait acara itu. Apalagi, saat ini saya sedang sakit, jadi saya tidak tahu siapa yang melarang dan alasan pelarangan itu apa,” kata Muhibin.
Muhibin menegaskan bahwa setiap kegiatan, termasuk pertandingan sepak bola, harus memenuhi persyaratan yang berlaku. “Kalau itu kegiatan sepak bola, mestinya ada koordinasi dengan induk olahraga, yaitu Askab PSSI Kabupaten, dan persyaratan lain yang harus dipenuhi. Kami di Kecamatan Ulujami tidak pernah melarang adanya kegiatan sepak bola. Namun, aturan yang ada harus tetap diikuti,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Rowosari juga disebut-sebut sempat mengingatkan para anggota tim sepak bola PS AM yang akan bermain bersama Vicky Prasetyo. Namun, hingga kini belum ada klarifikasi lebih lanjut dari pihak desa terkait detail peringatan tersebut.tris






