banner 325x300
banner 325x300
Jawa TemgahPemalang

Desa Sodong Basari Sosialisasi Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini

336
×

Desa Sodong Basari Sosialisasi Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini

Sebarkan artikel ini

Pemalang – Angka pernikahan dini di Kabupaten Pemalang jumlahnya cukup tinggi, dalam setiap tahunnya terhitung sejak 2021 hingga 2024, ternyata kurang lebih ada 700 anak melakukan pernikahan dini. Hal itu sesuai dengan data yang dirilis Humas Pengadilan Agama Kabupaten Pemalang, Senin kemaren (23/6/2024).

Untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan remaja, Posyandu Remaja Sehat Ceria Desa Sodong Basari Kecamatan Belik mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan, edukasi, serta berbagai aktivitas yang melibatkan para remaja secara aktif.

Kepala Desa Sodong Basari Suwarno menyampaikan, kegiatan ini merupakan sosialisasi edukasi tentang pencegahan pernikahan dini pada anak-anak remaja.

“Wawasan kesehatan, obat-obatan terlarang yang berimbas mabuk-mabukan dan pergaulan bebas, juga disampaikan,” kata Suwarno.

Ia menyatakan, dengan kerjasama yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan organisasi terkait, diharapkan pernikahan dini dapat diminimalisir.

“Remaja dapat mencapai potensi maksimal mereka,” ungkapnya.

Kepala Desa juga berharap agar lebih banyak remaja yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikan mereka hingga jenjang yang lebih tunggi.

“Pendidikan adalah kunci untuk membuka peluang yang lebih baik dan menghindari risiko pernikahan dini,” terang Suwarno.

Camat Belik Muchammad Maksum memberikan apresiasi kepada Desa Sodong Basari yang menggelar kegiatan Edukasi Pernikahan Dini Posyandu Remaja Sehat Ceria.

“Ini tentunya dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya pencegahan pernikahan dini dan pemberdayaan remaja,” tandasnya. (Tris,RD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300