banner 325x300
banner 325x300
Kota Metro

Proses Lelang Proyek Jalan Adipati Tuai Sorotan, Rekanan Protes Diduga Adanya Pengkodisian ‎

200
×

Proses Lelang Proyek Jalan Adipati Tuai Sorotan, Rekanan Protes Diduga Adanya Pengkodisian ‎

Sebarkan artikel ini

METRO – Proses lelang proyek Jalan Adipati tahun anggaran 2026 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro mulai menuai sorotan.

‎Salah satu kontraktor komplain hasil lelang mini kompetensi Jalan Adipati dengan pagu anggaran senilai Rp 11 Milliar yang bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) diduga menyisakan kejanggalan.

‎Salah satu Kontraktor berinisial SS mengatakan bahwa, pihaknya mempersoalkan mini kompetisi dalam sistem e-Katalog versi 6 untuk proyek Rekontruksi Jalan Adipati.

‎Menurutnya, Mini kompetisi pekerjaan konstruksi untuk kualifikasi usaha kecil tidak mempersyaratkan metode pelaksanaan yang mensyaratkan metode kualifikasi usaha besar.

‎“Mini kompetisi pekerjaan konstruksi diupayakan untuk pekerjaan sederhana. Bahkan di Provinsi Lampung hanya Kota Metro yang melakukan mini kompetisi pekerjaan konstruksi yang bernilai besar sampai saat ini,” ujarnya kepada media, pada Senin, 13 Juli 2026 malam.

‎Selain itu, Dokumen kompetisi untuk pekerjaan konstruksi harusnya menyesuaikan kondisi tidak mensyaratkan E-Simpan untuk usaha besar.

‎“Karena itu milik kementrian jangan asal ikut dokumen pelelangan yang ada. Cara evaluasi juga harus mengacu dokpel dan IKP,” ungkapnya.

‎Lebih lanjut, Ia menilai bahwa proses penentuan pemenang pada pengadaan barang dan jasa dengan sistem mini kompetisi ini tidak berjalan transparan dan diduga menyimpang dari ketentuan yang berlaku.

‎“Penawaran kami digugurkan dengan alasan penyedia tidak  melampirkan surat keterangan status wajib pajak. Sehingga tidak dapat dilakukan pengecekan NPWP dengan status keterangan wajib pajak,” paparnya.

‎“Sedangkan, pengecekan NPWP bisa dilakukan dengan Direktorat Pajak setempat. Apakah perusahaan ini valid atau tidak status wajib pajaknya,” tegasnya.

‎Ia berharap, proses pelelangan dapat dilakukan evaluasi ulang. Sehingga proses lelang ini tidak terkesan adanya dugaan “pengondisian” atau pemaksaan pemenang dalam tahapan mini kompetisi.

‎Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kota Metro saat dikonfirmasi via whatsApp belum merespon terkait keluhan kontraktor dalam proses lelang Jalan Adipati. (Rahmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300