banner 325x300
banner 325x300
Kutai Barat

Mauliddin Said Klarifikasi Postingan di Facebook Soal HUT Kecamatan Melak

547
×

Mauliddin Said Klarifikasi Postingan di Facebook Soal HUT Kecamatan Melak

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Pemilik akun facebook Mauliddin Said melakukan klarifikasi postingan unggahan vidio di facebook terkait Perayaan HUT Kecamatan Melak yang diunggah pada 05 September 2025 lalu.

Klarifikasi berlangsung di Kantor Presidium Dewan Adat (PDA) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Senin (15/9/2025). Kepada Ketua PDA Kubar, Mauliddin Said menyampaikan bahwa dirinya hanya memberikan saran dan masukan untuk sosok pemimpin Kecamatan Melak kedepannya.

“Dalam vidio yang saya unggah, ada nitizen yang berkomentar. Dalam komentar itu, katanya, Melak sepi dan tinggal kenangan. Lalu saya menanggapinya, alangkah baiknya camat itu orang Melak dan lahir di Melak,” terangnya.

Dijelaskan Mauliddin Said, maksud dari komentarnya bukan untuk menyinggung perasaan orang lain. Namun, tujuannya hanya agar budaya maupun adat Kecamatan Melak dapat terus terjaga dan dilestarikan.

“Komentar saya pada unggahan vidio dipelintir oleh oknum dan dibagikan. Komentar saya diarah-arahkan ke SARA. Sehingga nitizen beranggapan Camat Melak tidak boleh yang bukan lahir di Melak. Padahal saya hanya memberikan saran,” ujarnya.

Disebutkan Mauliddin Said, siapapun berhak menjadi pimpinan satu wilayah selama memenuhi persyaratan. Dalam postingannya, ia tidak bermaksud menyinggung suku atau agama.

“Saya tidak pernah berniat mengucilkan saudara-saudara kita. Saya hanya memberikan saran dan masukan atas komentar nitizen. Saya selalu menghargai dan mencintai adat, budaya maupun suku yang beragam,” terangnya.

Ketua PDA Kabupaten Kubar, Yurang menyarankan agar kedepan selalu berhati-hati dalam membuat statement di media sosial. Karena statement di media sosial dapat mempengaruhi opini masyarakat dan memicu hal-hal negatif.

“Kedepannya tidak perlu buat statement begitu. Soal pejabat, siapapun yang ditunjuk, itu adalah tugas Baperjakat atau Bupati Kubar. Saya harap jangan berkomentar atau membuat postingan yang bisa membuat masyarakat gaduh,” tegasnya.

(RICARD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300