banner 325x300
banner 325x300
Barito Timur

Pekerjaan Optimalisasi 1000 Ha Lahan Di Bartim Mulai Dilaksanakan Juli 2025

296
×

Pekerjaan Optimalisasi 1000 Ha Lahan Di Bartim Mulai Dilaksanakan Juli 2025

Sebarkan artikel ini

Tamiang Layang – Drs. Misnohartaku, M.Ec.Dev, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur, melalui Inapriani, S.Pi, MM, Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, diruang kantornya kepada awak media, Kamis, 26 Juni 2025 mengatakan, Juli 2025 mulai dilaksanakan pekerjaan Program Optimalisasi Lahan Rawa Tahun Anggaran 2025, tetapi langkah-langkah persiapannya sudah dimulai 10 Juni 2025 dan diharapkan selesai akhir Oktober 2025.

Inapriani juga mengatakan, pekerjaan Optimalisasi Lahan ini dilaksanakan dengan sistem Swakelola Tipe 2 dari TNI, dalam hal ini pengerjaannya dilakukan oleh Kodim 1012/Buntok.

Selain itu inapriani menambahkan , Program Optimalisasi Lahan Tahun 2025 ini pelaksanaannya tersebar di 14 Desa di 6 Kecamatan.

Tanggal 23 Juni 2025 Sosialisasi dilaksanakan di Kantor BPP Paku untuk Desa Pangkan, Bantai Napu, Kalamus dan Paku Beto Kecamatan Paku dan Desa Taniran Kecamatan Benua Lima, Info dari Inapriani.

Kemudian Tanggal 24 Juni 2025, Sosialisasi kita laksanakan di Kantor Desa Pianggu untuk Desa Hayaping, Pianggu, Tangkan dan Ampari Kecamatan Awang dan Desa Lalap untuk Kecamatan Petangkep Tutui, infonya lebih lanjut.

Selanjutnya Tanggal 25 Juni 2025, Sosialisasi dilaksanakan di Kantor BPP Dusun Tengah untuk Desa Putai, Ampah II Kecamatan Dusun Tengah dan Desa Batuah, Desa Malintut Kecamatan Raren Batuah, ucapnya.

Hadir disetiap kegiatan Sosialisasi ini tidak kurang dari 15 Kelompok Tani didampingi unsur Pemerintah Kecamatan, Unsur Pemerintahan Desanya, PPL dan Babinkamtibmas mewakili masing-masing Wilayah, ujarnya.

Dengan kegiatan Sosialisasi ini outcome yang ingin kita lihat nanti masyarakat petani umumnya dan kelompok tani khususnya dapat memahami dan mengetahui cara-cara meningkatkan hasil pertanian mereka. Jika sebelumnya lahan itu IPnya 0 (tidak menghasilkan apa- apa dalam 1 tahun tanam) maka hasil IPnya menjadi 1 dan yang dalam 1 tahun IPnya cuma 1 (satu kali tanam), maka dapat meningkat IP menjadi 2 (dua kali tanam). Dengan meningkatnya IP ini diharapkan nanti dapat meningkatkan hasil panen perhektar, sehingga meningkat pula kesejahteraan para petani, Tutup Inapriani

(Yan_di/Yuliana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300