banner 325x300
banner 325x300
Barito Selatan

Kabut Asap Mengganggu Warga Buntok, ORARI Bagikan Ribuan Masker

×

Kabut Asap Mengganggu Warga Buntok, ORARI Bagikan Ribuan Masker

Sebarkan artikel ini

BUNTOK – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mendorong Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Barito Selatan turun langsung membantu warga. Sebanyak 3.300 masker gratis dibagikan kepada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, Selasa (27/10/2026) pagi.

Aksi sosial yang dimulai pukul 06.30 WIB itu menyasar pedagang, pejalan kaki, hingga pengendara sepeda motor dan mobil. Pembagian masker dipusatkan di tiga lokasi, yakni Bundaran HI Buntok, Pasar Subuh Buntok, serta kawasan Sababilah di depan Kantor Satpol PP.

Ketua ORARI Lokal Barito Selatan, Samsul Bari YC7ODB, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk akibat karhutla.

“Pagi ini kami membagikan 3.300 pcs masker gratis kepada masyarakat. Ini adalah wujud kepedulian ORARI Lokal Barsel melihat kualitas udara di Buntok kurang baik akibat karhutla. Kami ingin warga tetap terlindungi saat beraktivitas di luar rumah,” kata Samsul.

Menurut Samsul, kegiatan tersebut mendapat dukungan Ketua ORDA Kalimantan Tengah, Radha Kustiadi YB7RDH, yang menyalurkan 64 bungkus masker atau satu dus, dengan isi 50 masker per bungkus. Tambahan 100 masker juga disumbangkan anggota ORARI Lokal Barsel, Edy Suharto YD7PIQ.

Penasehat ORARI Lokal Barsel, Ade Soebara Noor YB7OPN, mengapresiasi keterlibatan anggota dan dukungan berbagai pihak dalam aksi tersebut.

“ORARI adalah mitra pemerintah dalam kebencanaan. Selain membantu komunikasi saat karhutla, kami juga harus peduli kesehatan warga. Masker ini kecil nilainya, tetapi besar manfaatnya di tengah asap seperti sekarang,” ujarnya.

Ade juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak serta menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar, terutama bagi anak-anak dan lanjut usia.

Bagi ORARI, keterlibatan dalam situasi karhutla tidak hanya berkaitan dengan dukungan komunikasi kebencanaan, tetapi juga kepedulian terhadap warga yang terdampak. Pembagian ribuan masker ini menjadi salah satu bentuk bantuan langsung di tengah kabut asap yang menyelimuti Buntok.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *