Muara Teweh – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara meminta setiap rupiah dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan umum terhadap Raperda Perubahan APBD 2026 yang disampaikan juru bicara fraksi, Naruk Saritani, Jumat (04/09/2026).
Fraksi menilai perubahan APBD harus dilaksanakan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, efektivitas, kepatuhan dan kewajaran.
Selain itu, kebijakan anggaran harus tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
Naruk mengatakan setiap perubahan anggaran harus memiliki alasan yang jelas, target yang terukur dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
“Setiap rupiah anggaran benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Fraksi PDI Perjuangan berharap seluruh program yang masuk dalam perubahan APBD 2026 dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, transparan dan tepat sasaran.
Pembahasan Raperda Perubahan APBD pun diharapkan tidak sekadar menjadi proses administratif, tetapi menjadi forum evaluasi untuk memperbaiki kualitas pembangunan daerah.
Dengan demikian, perubahan APBD 2026 diharapkan benar-benar menjadi instrumen untuk mempercepat penyelesaian persoalan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Barito Utara.
(Dd)














