banner 325x300
banner 325x300
AdvertorialKota Metro

Wali Kota Metro Bambang Lantik Pengurus MUI Metro 2026-2031 ‎

×

Wali Kota Metro Bambang Lantik Pengurus MUI Metro 2026-2031 ‎

Sebarkan artikel ini

METRO – Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso melantik pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Metro periode 2026—2031 di Aula Pemkot Metro dengan komitmen berkhidmat untuk agama, negara dan bangsa. MUI Kota Metro baru dinakhodai oleh Dr. KH. Misfani Ramli, MPd.

‎Pelantikan berjalan khidmat tersebut dilakukan pada Jumat 11 Juli 2026, yang juga dihadiri oleh Ketua MUI Provinsi Lampung, juga Sekdakot Metro Ahmad Hariyanto.

‎Berdasarkan pemantauan langsung media Haluan indonesia terlihat komposisi pengurus MUI Kota Metro dan pengurus untuk lima wilayah kecamatan pada umum generasi muda yang enerjik dari berbagai kalangan.



‎Dalam sambutannya, Walikota Metro H. Bambang Iman Santoso mengatakan pelantikan itu sebagai awal berkhidmat. Karena, kata Bambang persoalan yang dapat merusak rasa aman, nyaman pada ranah MUI, maka dapat mengeluarkan fatwa sebagai antisipasi.

‎“Apapun kendala untuk kebajikan, bukan masalah efisiensi tapi lebih kepada mencari keberkahan,” ujar Bambang Iman Santoso.

Menurutnya, MUI memiliki peran penting dalam memberikan fatwa terhadap berbagai persoalan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya pada era transformasi digital yang menghadirkan tantangan baru.

‎“Saya berharap hadirnya MUI Kota Metro dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan keagamaan secara cepat dan bijaksana sehingga mampu menjaga kerukunan umat di Kota Metro,”pintanya saat memberikan sambutan.

‎Bambang juga mengapresiasi hubungan yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kota Metro dan MUI sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan terus berkolaborasi serta bersinergi untuk membangun Kota Metro yang lebih baik lagi.


‎“Visi Kota Metro sebagai kota cerdas berbasis jasa dan budaya yang religius tentu memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama, agar pembangunan yang dilaksanakan tetap berjalan selaras dengan nilai-nilai keagamaan,”terangnya

‎Ditambahkan oleh walikota Metro, antar Organisasi Masyarakat (ormas) Islam seperti NU, Muhammadiyah, LDII alhamdulilah rukun dan sejuk, dan mari sama-sama melakukan pantauan faham radikal, agar MUI bisa hadir.

‎Setelah memberikan sambutan, walikota membuka Musyawarah Rakerda Kota Metro secara resmi.

‎Sementara itu, salah satu pengurus MUI Kota Metro yang juga dosen di UIN Jusila, Sainul, SH, MH menambahkan MUI, Pemerintah dan masyarakat wajib menjaga keunggulan yang sudah tertata lama.

‎“Kehadiran MUI dalam kondisi masyarakat saat ini sangat dibutuhkan di beberapa aspek kehidupan,” ucapnya. Sedangkan Ketua MUI Provinsi Lampung, Prof KH. Dr. Mukri dalam sambutannya yang cukup sejuk dengan mengatakan Kata Komunikasi; Kata Komunikasi: Ko Mo si, kalau Kamu Ngomong akan dikasih. Oleh karenanya, kehadiran MUI harus menjaga suasana aman—damai. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300