banner 325x300
banner 325x300
DaerahPringsewu

PSSI Pringsewu Resmi Tutup Kursus Pelatih Lisensi D 2026, Cetak Pelatih Berkualitas untuk Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

99
×

PSSI Pringsewu Resmi Tutup Kursus Pelatih Lisensi D 2026, Cetak Pelatih Berkualitas untuk Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Sebarkan artikel ini

PRINGSEWU – Askab PSSI Pringsewu resmi menutup pelaksanaan Kursus Pelatih Sepak Bola Lisensi D PSSI Tahun 2026 yang berlangsung selama enam hari, sejak 23 hingga 28 Juni 2026, di GOR Pringsewu. Penutupan kegiatan ini menjadi penanda komitmen PSSI Pringsewu dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelatih guna memperkuat pembinaan sepak bola usia dini dan meningkatkan prestasi sepak bola daerah.

Sebanyak 30 peserta mengikuti kursus tersebut. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelatih klub, pembina Sekolah Sepak Bola (SSB), guru olahraga, hingga pegiat sepak bola dari Kabupaten Pringsewu maupun daerah lain.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan materi teori dan praktik kepelatihan sesuai kurikulum resmi PSSI yang dipandu oleh coach edukator dari PSSI Pusat. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar kepelatihan, metodologi latihan, pengembangan teknik, taktik, hingga pembinaan karakter pemain.

Ketua Askab PSSI Pringsewu menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, instruktur, panitia, dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kursus tersebut.

“Kami berharap lahir pelatih-pelatih yang profesional, berintegritas, dan mampu menciptakan pemain-pemain berkualitas yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Pringsewu di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Marzeri Turangga Muslim, M.Pd., menegaskan bahwa penyelenggaraan Kursus Pelatih Lisensi D PSSI merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PSSI Pringsewu dalam membangun fondasi pembinaan sepak bola melalui peningkatan kompetensi pelatih sebagai ujung tombak pengembangan pemain.

Menurutnya, pelatih memiliki peran strategis dalam mencetak bibit-bibit pesepak bola berkualitas. Karena itu, peningkatan kapasitas pelatih menjadi langkah penting untuk mendorong kemajuan sepak bola dari tingkat akar rumput.

“Dengan berakhirnya kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas pembinaan sepak bola di daerah serta mendukung kemajuan sepak bola Indonesia,” kata Marzeri.

Acara penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri perwakilan PSSI Provinsi Lampung, Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kabupaten Pringsewu, Ketua Askab PSSI Pringsewu, Sekretaris Kecamatan Pringsewu, para instruktur, peserta kursus, serta tamu undangan lainnya.

Melalui terselenggaranya Kursus Pelatih Lisensi D PSSI Tahun 2026, Askab PSSI Pringsewu berharap semakin banyak pelatih berlisensi yang mampu menerapkan ilmu kepelatihan secara profesional di klub maupun SSB, sehingga melahirkan pemain-pemain potensial yang dapat mengangkat prestasi sepak bola Kabupaten Pringsewu di masa mendatang.(R17@l)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300