Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Tajeri, menghadiri audiensi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi yang digelar di Gedung Balai Antang, Rabu (11/02/26).
Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai Gerindra itu menyoroti maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Tengah yang dinilainya semakin mengkhawatirkan.
Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
“Memberantas narkoba adalah tugas utama kita bersama, bukan hanya BNN atau kepolisian. Seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, DPRD, tokoh agama, tokoh adat hingga keluarga harus terlibat aktif,” tegasnya, Rabu (11/02/26).
Politisi senior tersebut juga menyampaikan harapannya agar Kabupaten Barito Utara dapat terbebas dari ancaman narkoba yang dapat merusak generasi muda.
Menurutnya, pencegahan harus diperkuat melalui edukasi, sosialisasi, serta pengawasan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Saya berharap Kabupaten Barito Utara benar-benar bisa terbebas dari narkoba. Jangan sampai generasi muda kita menjadi korban. Pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat,” ujarnya, Rabu (11/02/26).
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan BNNP Kalimantan Tengah perlu ditindaklanjuti dengan langkah konkret di lapangan, termasuk pembentukan relawan anti narkoba serta peningkatan program rehabilitasi bagi para penyalahguna.
Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam upaya memerangi peredaran gelap narkotika dan menciptakan lingkungan yang sehat serta aman bagi masyarakat Barito Utara. (Red)












