Muara Teweh — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan peran strategis guru sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia dan masa depan bangsa. Hal itu disampaikannya saat peringatan Hari Guru Nasional yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Kamis (20/11/2025).
Dalam sambutannya, Shalahuddin menyebut guru sebagai elemen kunci yang menghidupkan proses pendidikan dan peradaban.
“Guru adalah ruh yang menghidupkan kelas, pelita yang menyinari lorong-lorong masa depan, dan fondasi bagi tegaknya peradaban bangsa,” ujarnya.
Pada momentum tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya keberadaan PGRI sebagai organisasi profesi guru yang memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kualitas pendidikan.
“Melalui PGRI, kita tidak hanya meneruskan estafet perjuangan para pendahulu, tetapi juga mewujudkan sistem pendidikan yang lebih baik,” katanya.
Menurut Shalahuddin, PGRI menjadi wadah untuk memperkuat persatuan guru, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga semangat pengabdian di tengah tantangan zaman.
Ia menambahkan, di era teknologi informasi yang berkembang pesat, guru dituntut untuk semakin adaptif dan inovatif. PGRI diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi para pendidik dalam menciptakan metode pembelajaran yang lebih relevan dan fleksibel sesuai kebutuhan peserta didik.
“Di usia ke-80 ini, harapan kita PGRI semakin memberi manfaat nyata bagi Barito Utara. Guru terus meningkatkan profesionalitas, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugasnya,” pungkasnya.













