Pemalang – Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, resmi menetapkan Nur Azmi Wicaksono sebagai ketua baru untuk masa bakti 2025–2030. Kader muda asal Kecamatan Moga itu terpilih secara aklamasi, mencerminkan soliditas dan kebersamaan para peserta Musda.
Azmi bukan wajah baru di tubuh Golkar Pemalang. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemuda, Olahraga, dan Seni Budaya. Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal berharga dalam membangun jaringan sekaligus memperkuat peran partai di tengah masyarakat.
Dalam sambutan perdananya, pria yang akrab disapa Azmi ini menekankan pentingnya menjaga integritas dan moralitas politik. “Pesan saya untuk anggota fraksi dan juga kader Golkar Pemalang, yaitu jadilah politisi yang mabrur,” ujarnya penuh semangat.
Menurutnya, menjadi politisi “mabrur” berarti menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan dalam perjuangan politik, sebagaimana semangat ibadah yang paripurna. Ia berharap, Golkar Pemalang di bawah kepemimpinannya tampil dengan wajah politik yang santun, bersih, dan dekat dengan rakyat.
Azmi juga menyampaikan target strategis partai dalam Pemilu legislatif mendatang. Ia menegaskan Golkar harus meningkatkan jumlah kursi di DPRD Pemalang. “Targetnya naik. Kalau bisa satu dapil ada dua kursi dewan,” tegasnya optimistis.
Selain itu, Golkar Pemalang berkomitmen mengawal pemerintahan daerah. Sebagai partai pengusung, Azmi memastikan dukungan penuh kepada Bupati Anom Widiyantoro dan Wakil Bupati Nurkholes. “Pastinya kami akan mendukung dan mengawal pemerintahan beliau berdua,” tambahnya.
Dengan kepemimpinan yang segar, kehadiran Nur Azmi Wicaksono diharapkan membawa energi baru bagi Partai Golkar Pemalang. Musda XI ini pun menjadi momentum penting untuk menguatkan konsolidasi partai sekaligus membuka jalan menuju politik yang lebih mabrur dan bermanfaat bagi masyarakat.tris














