Tamiang Layang – Roni Suryandi atau lebih dikenal Yandi, Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Bartim usai menyaksikan Upacara Peringatan HUT Bartim Yang Ke 23 yang digelar hari ini, Selasa, 5 Agustus 2025 di halaman Kantor Bupati Bartim mengatakan kepada awak media bahwa “ini momen langka”.
Saya katakan ini momen langka karena Gubernur Kalteng memimpin langsung menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan HUT Bartim. Selain itu momen ini juga dihadiri dihadiri Pangdam XII/Tanjung Pura dan Kapolda Kalteng, Bupati Barito Selatan, Bupati Murung Raya, Bupati Balangan, Bupati Hulu Sungai Utara, dan Bupati Tabalong, kata Yandi lebih lanjut.
Yandi menilai, Pemkab Bartim mampu menciptakan momen bukan hanya memperbaiki hubungan harmonis dengan Pemprov Kalteng, namun juga dengan Kabupaten-Kabupaten Tetangga.
Menurut Yandi, sebelumnya hubungan antara Pemkab Bartim dan Pemprov Kalteng tidak dapat dikatakan memiliki hubungan harmonis terutama pasca pengangkatan Sekda Bartim yang tidak sesuai Rekom gubernur September 2023 yang lalu.
Kurang harmonisnya hubungan ini tentu sangat berdampak pada pembangunan, terutama pembangunan fisik. Ketika hubungan pemkab dan pemprov tidak harmomis, Pemerintah Pusat juga tentu berpikir ulang untuk ikut melakukan pembangunan-pembangunan besar yang diusulkan sehingga pembangunan menjadi terhambat, ucap Yandi
Apa yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Bartim diawal pemerintahannya ini adalah terlebih dahulu memperbaiki dan menciptakan hubungan harmonis. Ini langkah yang tepat, ucap Yandi lebih lanjut.
Yandi juga menyampaikan, Gambaran terciptanya hubungan harmonis ini tersirat saat Gubernur Kalteng memberikan sambutan. ada 2 poin yang sangat penting saya catat, yaitu :
1. Warga Barito Timur menjadi tuan rumah sendiri, jangan hanya jadi penonton.
2. Saya membuka ruang kepada Pemkab Bartim mengusulkan Pembangunan Infastruktur seperti perbaikan dan pelebaran jalan maupun pembangunan infrastruktur lainnya.
Ini adalah sebuah komitmen dari Gubernur Kalteng untuk Bartim. Komitmen bahwa Gubernur provinsi Pro kepada warga lokal dan komitmen diberikannya ruang untuk mengusulkan pembangunan-pembangunan infrastruktur, ujar Yandi
Yandi berharap kedepannya hubungan harmonis ini tetap terjaga karena gerbang awal kunci sukses pembangunan didaerah adalah terbinanya hubungan harmonis antara Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Provinsi yang notebene secara azas dekonsentrasi dan desentralisasi adalah perpanjangan Tangan Pemerintah Pusat.
(Yuliana – Wahyudin)











