Gunungkidul – Kunjungan wisata di kawasan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul terus meningkat selama libur Lebaran 2025. Hingga Kamis (3/4/2025), lonjakan wisatawan terus terjadi sejak hari pertama pasca Hari Raya Idulfitri.
Sebagian besar pengunjung berasal dari luar Kabupaten Gunungkidul, yang terlihat dari dominasi pelat nomor kendaraan non-AB yang melintas di kawasan wisata pantai.
Pada hari keempat Lebaran ini, kemacetan sepanjang lebih dari dua kilometer terjadi di sekitar Pantai Drini. Pantauan di lapangan menunjukkan kepadatan arus lalu lintas didominasi kendaraan pribadi dan bus pariwisata yang mengarah ke berbagai objek wisata pantai.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana, menyampaikan bahwa jumlah kunjungan terus meningkat. “Hari pertama tercatat 4.500 pengunjung, hari kedua 15.000, dan hari ketiga lebih dari 15.000 orang. Hari keempat ini tampaknya lebih ramai lagi,” ujarnya.
Pihaknya memprediksi puncak kunjungan akan terjadi pada Sabtu dan Minggu mendatang, dengan target total 129.000 pengunjung selama libur Lebaran dan pemasukan sebesar Rp1,4 miliar, dengan 85 persen pengunjung menuju objek wisata pantai.
Secara keseluruhan, Dinas Pariwisata menargetkan kunjungan wisata sebanyak 3 juta orang pada tahun 2025. Hingga saat ini, tercatat sudah 475 ribu wisatawan, atau sekitar 16 persen dari target tahunan.
Pantai Drini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan tahun ini, terbukti dengan penuhnya area pantai oleh pengunjung. Meskipun Gunungkidul memiliki banyak pilihan wisata pantai, Drini tetap menjadi magnet utama.
Pihak berwenang mengimbau seluruh pengunjung agar tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran bersama. Sistem buka-tutup kemungkinan akan diberlakukan jika kondisi lalu lintas semakin padat.
(Mungkas M)












