METRO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro merubah desain pelaksanaan debat kandidat Calon Wali Kota Metro yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (23/10/2024) pukul 18.00 WIB. Perubahan tersebut disebabkan oleh kondisi kesehatan calon wali kota Wahdi, yang dikabarkan sedang sakit.
Menurut informasi yang dihimpun, awalnya debat ini direncanakan mempertemukan Calon Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, dengan dr. Wahdi. Namun, karena Wahdi tidak bisa hadir, debat berubah menjadi pertemuan antara Calon Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, dengan Qomaru Zaman.
Ketua KPU Kota Metro, Nurris Septa Pratama, melalui Komisioner KPU Metro Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklihparmas), Yunita Dewi Nurbaya, membenarkan perubahan tersebut. “Debat pertama ini akan diwakili oleh calon wakil wali kota, sedangkan debat kedua akan diikuti oleh calon wali kota,” jelas Yunita, Rabu (23/10/2024).
Perubahan desain ini disepakati setelah adanya surat dari tim pemenangan pasangan calon nomor urut 2 yang menyatakan kondisi kesehatan Wahdi, yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Untuk jadwal debat, KPU Metro menetapkan debat pertama berlangsung pada 23 Oktober 2024 dengan tema “Meningkatkan Kesejahteraan dan Pelayanan kepada Masyarakat Kota Metro.” Debat kedua dan ketiga akan dilaksanakan masing-masing pada 30 Oktober dan 13 November 2024 dengan tema yang berbeda, yakni terkait persoalan daerah dan pembangunan, serta memajukan daerah dan memperkokoh kebangsaan.
Yunita menegaskan bahwa perubahan ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara KPU dan tim pemenangan dari kedua belah pihak. (Rls/dh)


