DaerahWay Kanan

Generasi Milenial Komponen Potensial Dalam Pelestarian Alam

440
×

Generasi Milenial Komponen Potensial Dalam Pelestarian Alam

Sebarkan artikel ini

penulis : Melviani, Mahasiswa Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.
Susni Herwanti, S.Hut., M.Si. Dosen Kehutanan

Lingkungan merupakan tempat makhluk hidup tinggal, mencari kebutuhan hidupnya, serta membentuk karakter mereka, termasuk manusia yang memiliki peran yang lebih kompleks dan nyata dalam menjaga lingkungan. Adanya lingkungan yang baik, membuat kehidupan bagi manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup memiliki kehidupan memiliki kualitas yang baik pula. Untuk itu, lingkungan akan semakin membaik bila dijaga dengan baik oleh manusia, sebagai makhluk yang memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, sebagai bentuk tanggung jawab dalam mempertahankan roda kehidupan

Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menegaskan bahwa lingkungan hidup terdiri dari semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan tindakan mereka yang mempengaruhi alam itu sendiri. Undang-undang ini menunjukkan posisi manusia yang strategis dan sangat penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan manusia dan makhluk lainnya. Dengan kata lain, perilaku manusia adalah kunci perubahan yang dapat memengaruhi lingkungan alam.

Salah satu bagian dari masyarakat yang sangat turut serta dalam menjaga lingkungan hidup adalah para generasi muda. Generasi muda atau biasa disebut “Generasi Milenial” merupakan salah satu komponen yang perlu dilibatkan dalam pelestarian lingkungan. Hal tersebut disebabkan generasi muda adalah SDM yang potensial sehingga dapat mendukung keberhasilan alam yang lestari serta berkelanjutan. Potensi generasi muda yang dimaksud generasi yang memiliki pengetahuan baru, inovatif, dan kreatif yang dapat digunakan untuk membangun bangsa. Sehingga peran generasi pemuda sangat dibutuhkan mengingat bahwa pemuda sebagai tonggak perubahan.

Pada zaman ini, sebagai generasi penerus yang akan memimpin kehidupan sosial di masa depan, maka sangatlah penting bagi para generasi muda baik laki-laki dan perempuan menjadi generasi yang cerdas dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam menjaga kelestarian lingkungan, mestinya sebagai generasi penerus bangsa sangat wajib untuk bersifat bijak dalam andil mempertahankan kelestarian lingkungan.

Perkembangan teknologi yang terus berlangsung tanpa disadari telah membuat generasi muda kurang peduli terhadap lingkungan sekitar. Banyak bukti menunjukkan bahwa masih ada ketidakbijakan dalam melestarikan lingkungan. Namun, kenyataannya, peran generasi muda dalam menjaga lingkungan masih belum optimal. Oleh karena itu, para orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak-anak mereka agar menjadi individu yang bijak dan memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Hal ini harus ditanamkan dalam sikap dan kepribadian anak-anak sejak dini.

Isu-isu lingkungan tidak dapat dipisahkan dari kesadaran lingkungan, sikap individu, dan nilai-nilai yang melekat pada mereka. Oleh karena itu, Indonesia telah mengambil langkah untuk meningkatkan pendidikan lingkungan. Pendidikan lingkungan merupakan upaya kolaboratif yang diselenggarakan secara sadar dengan tujuan untuk mengajarkan dan memperhatikan masyarakat tentang cara kerja ekosistem alam serta bagaimana masyarakat dapat menjaga dan mengelolanya. Pendidikan lingkungan hidup kepada para generasi muda tidak hanya memberikan andil yang besar bagi diri generasi muda tetapi diharapkan dengan pendidikan yang dimilikinya, generasi muda akan mampu turut serta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan hidup demi terwujudnya alam lestari yang menjadi masalah yang semakin kompleks dalam lingkungan hidup saat ini.

Kondisi Indonesia pada masa kini, dapat dikatakan mengalami keprihatinan terkait kerusakan kondisi lingkungannya. Bagaimana tidak, hutan-hutan tropis yang berperan sebagai simbol kekayaan Indonesia yang tersebar di berbagai pelosok daerah Indonesia kini mengalami kepunahan akibat deforestasi yang dilakukan oleh masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungannya. Dengan adanya kepunahan ini, memicu terjadinya beragam bencana yang mengancam daerah-daerah tertentu. Masalah lingkungan yang paling umum kita temukan adalah polusi air, tanah, dan udara yang disebabkan oleh faktor tertentu. Jika tidak diatasi sesegera mungkin, masalah ini dapat mengancam nyawa manusia dan juga menyebabkan punahnya spesies-spesies yang ada di muka bumi.

Kurangnya pengetahuan dan kesadaran lingkungan telah menyebabkan kerusakan lingkungan. Kejadian ini tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Masih ada harapan untuk memperbaikinya dengan meningkatkan kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda. Untuk itu, salah satu keterlibatan remaja perlu yaitu dalam aksi mitigasi perubahan iklim. Dalam hal ini, partisipasi remaja dalam aksi mitigasi perubahan iklim merupakan langkah penting untuk menjaga mereka tetap berada di jalur yang positif dan bermanfaat. Remaja harus disadarkan akan peran strategis yang mereka miliki sebagai generasi muda dan penerus bangsa. Salah satu contoh peran strategis yang dapat dilakukan adalah aktif terlibat dalam aksi mitigasi perubahan iklim yang dimulai dari lingkungan sekitar mereka. Oleh karena itu, potensi besar dari remaja harus dioptimalkan untuk memastikan bahwa mereka menjadi bagian dari solusi dari masalah iklim yang semakin kompleks.

Dalam realitasnya, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kawasan hutan tropis terbesar di dunia. Hal ini dibuktikan dengan kedudukan Negara Indonesia yang menempati posisi ketiga setelah Brazil dan Kongo. Hutan di Indonesia sering dijuluki sebagai paru-paru dunia karena kekayaan pohon yang terdapat dalam kawasan hutan berperan untuk mendaur ulang udara demi menghasilkan lingkungan yang lebih sehat. Konservasi alam mengimplikasikan bahwa kita harus memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengancam atau membahayakan pemenuhan kebutuhan generasi yang akan datang.

Pemenuhan kebutuhan generasi mendatang tersirat dalam tujuan pelestarian hutan. Melestarikan hutan sebagai bagian dari lingkungan alam berarti menyelamatkan semua komponen kehidupan termasuk manusia itu sendiri. Hal ini terjadi karena adanya hubungan timbal balik antara manusia dan alam yang membentuk perilaku manusia dalam kehidupannya. Ikatan hubungan yang begitu kuat antara manusia dengan alam sebenarnya menunjukkan bentuk keharmonisan perilaku yang selaras dalam mencapai tujuan pelestarian yang berkesinambungan. Dengan demikian, aktivitas dan perilaku manusia memiliki pengaruh besar terhadap keberadaan lingkungan alamnya. Ketika manusia bertindak semena-mena terhadap lingkungan alam yang menimbulkan kerusakan, maka manusia pun mendapat efek sebagai reaksi alam akibat tindakan manusia.

Keterlibatan para generasi muda sangat dibutuhkan untuk melestarikan lingkungan yang lestari. Kondisi lingkungan yang sehat berdampak positif pada kualitas hidup manusia. Diharapkan pula generasi muda ini menjadi pelopor dalam memperlihatkan kepedulian terhadap lingkungan dari tindakan-tindakan yang dilakukan dalam memberikan pengaruh yang besar pada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Generasi Muda harus dituntut sebagai seorang agent of change, Dimana generasi milenial harus memiliki tujuan yang jernih dan memiliki keigigihan untuk mencapai target yang ditentukan. Selain itu, mereka juga harus memiliki sifat kritis dan analitis. Segala sesuatu harus dipraktekan, tidak hanya dipengaruhi teorinya saja, sehingga seorang agent of change harus mampu memberi contoh dan tidak hanya memberi perintah dan pada akhirnya akan memiliki integritas.

Mari kita sebagai generasi muda hendaklah kita menjaga lingkungan. Jangan sampai kita merusak lingkungan hidup, sehingga menyebabkan alam marah. Sudah mestinya kita menghidupkan semangat kebersamaan dalam kehidupan berbangsa. Tapi, yang tak kalah pentingnya ialah, sebagai makhluk yang menjaga kelestarian bumi, kita pun harus menjaga ekosistem agar alam tetap lestari demi keselarasan dan kedamaian bumi kita. Bila lingkungan alam lestari, kita pun tetap hidup berseri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *