Dukuh Klayu 1 dan Rejosari di Sumberwungu Dilantik

Tak Berkategori35 Dilihat

Gunungkidul – Pengambilan dan pelantikan dukuh Klayu 1 dan dukuh Rejosari kalurahan Sumberwungu kapanewon Tepus dilaksanakan di pendopo kalurahan Sumberwungu oleh Ispramoyo lurah Sumberwungu disaksikan oleh pejabat muspimkal Tepus, pamong kalurahan serta lembaga kalurahan, Senin (20/3/2023).

Dalam pelantikan tersebut Wijayanto dilantik menjadi dukuh Rejosari dan Nanang Restu Aji menjadi dukuh Klayu 1, diambil sumpah dan dilantik oleh Lurah Sumberwungu kemudian dilanjutkan acara penandatanganan berita acara sumpah janji dimulai dari Dukuh Nanang Restu Aji Dukuh Klayu 1 kemudian Wijayanto Dukuh Rejosari,dilanjutkan Lurah dan rohaniwan Zulhijah dari KUA Kepanewon Tepus serta saksi 1 Ketua BAMUSKAL dan saksi 2 . Setelah Penandatanganan Berita Acara Sumpah janji dilanjutkan penyerahan Surat keputusan.

Dalam sambutan Ispramoyo lurah sumberwungu menyampaikan kepada dukuh terlantik untuk bisa bekerja maksimal dalam melayani masyarakat.

Proses seleksi pengisian pamong kalurahan sudah mengikuti alur prosedur regulasi yang ditetapkan dari sosialisasi, pembekalan hingga pelantikan.

“Manjadi Dukuh itu tugas yang sangat berat tidak ringan oleh karena itu harus bisa melayani masyarakat sewaktu-waktu dibutuhkan, juga harus mau menerima segala kritikan dan saran dari warganya apalagi saat ini akan ada bantu BLT. Beliau berpesan untuk bisa memahami dan mengerti tupoksi dukuh dan menjalankan sesuai dengan ketugasnya serta bisa beradaptasi, komunikasi, belajar dengan dukuh yang sudah lama menjabat,”

Selanjutnya sambutan oleh Panewu Tepus Alsito, S.Sos memberikan apresiasi kepada Plt dukuh yang telah melaksanakan tugas dengan ikhlas tanpa pamrih mengampu wilayah Klayu 1 dan Rejosari.

“Dalam mewujudkan pengisian pamong kalurahan yang baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan perlu ekstra hati-hati,”

“Alhamdulillah terwujud sampai acara pelantikan kedua dukuh Klayu 1 dan Rejosari berjalan dengan lancar, saya berharap dukuh terlantik mampu menjalankan tugas sesuai tupoksi dan menjalankan menampung serta menyampaikan aspirasi masyarakat,bisa membangun padukuhan yang di wilayahi, menaati peraturan pemerintah , menjalankan roda pemerintahan dengan baik,amanah ,jujur dan bisa dipertanggungjawabkan. Ia berharap tahap pertama dukuh terlantik segera mengadakan pertemuan dengan warga memperkenalkan diri,”

Dukuh merupakan pimpinan wilayah yang paling kecil, yang menjadi panutan bagi masyarakat sehingga diharapkan bisa menjadi contoh yang baik bagi warga misalnya di kegiatan hajatan maupun kesripahan “Kudu teko disik dewe mulih keri dewe”. Merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat. (Mungkas M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *